Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Rabu, November 4, 2026

Premanisme Ala Trump & Ancaman PD III

spot_img

Oleh: Dr. Yosminaldi, SH., MM. (Pemerhati Politik Internasional dan Pecinta Perdamaian Dunia)

“Setiap peperangan akan tercatat dalam sejarah. Dan mungkin perjuangan menjaga perdamaian ini akan dilupakan sejarah, tapi itu jauh lebih baik dari sebuah peperangan yang diingat sejarah.” Anonim

- Advertisement -

Donald Trump, Presiden AS ke 45 & 47 itu kembali membuat heboh dan kegaduhan Internasional. Bukan Trump namanya, jika dia tak membuat keputusan2 kontroversial & mengejutkan yang membuat dunia internasional gonjang-ganjing.

Terkini, dia menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro setelah beberapa kali memberikan ancaman2 bak seorang Preman “Debt Collector” ke Debitur yang lalai memenuhi kewajiban pembayaran hutang cicilan.

Trump yang berkarakter arogan dan egois ini, tak menggubris himbauan dan kritik keras negara2 lain, PBB bahkan sekutunya di NATO.

Venezuela sebagai negara berdaulat, merdeka dan mandiri, dihajar Trump dengan mengerahkan sejumlah pesawat dan peralatan militer canggih guna menangkap Maduro dan Isteri untuk dibawa ke Washington, selanjutnya diadili dengan mengikuti sistem dan aturan hukum Amerika Serikat.

Kecaman2 pedas negara2 sekutu dan PBB tak dia hiraukan, bahkan Trump mengancam untuk keluar dari 66 organisasi PBB – hal inipun sudah dia putuskan dan langsung dilaksanakan. Hukum Internasional dan Piagam PBB sebagai pedoman dan aturan dalam hubungan Internasional, dilecehkan Trump. Dia bahkan mengatakan, hukum yang berlaku adalah keputusan dia sebagai Presiden AS dan itu menjadi hukum AS dalam berhubungan dengan negara lain.

Setelah Maduro ditangkap, Trump mengintimidasi Kuba, Kolombia, Mexico dan Kanada. Bahkan Trump berencana akan mencaplok “Greenland” dan mengancam akan menyerang Iran. Luar biasa! AS dibawah kepemimpinan Donald Trump telah berubah wujud mejadi Serigala berwujud Singa buas dalam aturan “hukum rimba” yang siap menangkap dan mencabik-cabik negara manapun yang berani melawan AS.

Berita Lainnya  Irfan Abdul Rasyid Buka Suara soal Limbah MBG: Ada Proses Pengolahan, Bukan Pembuangan Sembarangan

Konsep Trump pada kampanye Pilpres untuk meraih jabatan Presiden keduanya yang berjudul “Make America Great Again”, ternyata bukan perbaikan dan konsolidasi internal untuk menjadi lebih baik dan lebih hebat, namun sebuah paradigma yang lebih berfokus kepada “outward looking” yang siap menerkam negara manapun, sepanjang memenuhi kepentingan dan kebutuhan AS!

GAYA KEPEMIMPINAN & HOROR ANCAMAN PD III

Gaya Kepemimpinan, memainkan peran penting sebagai penyebab atau pemicu Perang Dunia I dan II yang lalu. PD I terjadi, melalui keputusan arogan Pemimpin seperti Kaisar Austria-Hongaria dan Hitler yang didorong oleh nasionalisme ekstrem, ekspansionisme, serta kegagalan diplomasi.

Demikian pula dengan gaya kepemimpinan Adolf Hitler yang ideologinya fasis dan ekspansionis, serta janji untuk memulihkan kejayaan Jerman setelah PD I, secara langsung mendorong agresi militer (invasi Polandia) yang memicu PD II.

Berikutnya dengan gaya kepemimpinan Mussolini yang fasis dan kaum militeris Jepang yang memiliki ambisi imperialis untuk memperluas wilayah, mengarah pada invasi Tiongkok dan penciptaan Blok Poros Barat – Timur yang pada akhirnya memicu terjadinya PD II.

Belajar dari dua kejadian pemicu (trigger) PD I dan II diatas, keputusan dan kebijakan para pemimpin nasionalis dan otoriter pada saat itu sangatlah menentukan pecahnya kedua perang dunia yang memakan korban jiwa dan kerusakan luar biasa tersebut.

Para pemimpin2 dunia tersebut, baik secara langsung (Hitler) maupun melalui kegagalan diplomasi (Austria-Hongaria di PD I), memanfaatkan atau memperburuk situasi politik untuk mengobarkan perang besar. Mengacu kepada pengalaman sejarah buruk dunia yang telah memporak-porandakan tata kehidupan internasional yang sudah dibangun dengan susah payah, namun dihancurkan oleh keputusan2 agresif, ekspansionis & arogansi Pemimpin negara2 besar, bukan tak mungkin umat manusia sekarang, kembali akan “terjun bebas” memasuki jurang perseteruan dan konflik buas yang bisa memicu PD III yang efeknya akan jauh lebih mengerikan dibanding PD I & II.

Berita Lainnya  Janji Pencopotan Kepala DLH Jadi Sorotan, Ade Gentong Desak Pemkab Bekasi Bertindak

Dampak dan risiko penggunaan senjata nuklir adalah sebuah horor sangat mengerikan yang harus dihindari secara optimal dan maksimal oleh setiap umat manusia, khususnya para Pemimpin dunia yang menginginkan perdamaian sejati bisa terwujud untuk jangka panjang.

Perang nuklir akan membawa konsekuensi bencana yang meluas dan mematikan bagi manusia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang dan sangat berpotensi menewaskan miliaran jiwa dan mengancam kelangsungan hidup peradaban umat manusia sedunia.

Dampak kematian massal, akan langsung membunuh ratusan ribu hingga jutaan orang melalui gelombang panas, ledakan fisik, dan radiasi awal. Diperkirakan, lebih dari 5 miliar jiwa bisa menjadi korban dalam skenario perang nuklir skala besar.

Korban yang selamat dari ledakan awal akan menderita luka bakar parah, kebutaan, tuli, dan cedera fisik akibat keruntuhan bangunan.

Paparan radiasi tingkat tinggi dalam waktu singkat menyebabkan penyakit radiasi akut, dengan gejala seperti mual, muntah, kejang, dan seringkali berakhir dengan kematian.

Belum lagi sistem kesehatan, komunikasi, transportasi, dan pasokan air bersih akan lumpuh total, menghambat upaya penyelamatan dan bantuan medis.

Menurut International Atomic Energy Agency (IAEA), dampak jangka panjang musim dingin Nuklir (Nuclear Winter), Jelaga dan asap dari kebakaran besar pasca-ledakan akan menghalangi sinar matahari mencapai bumi, menyebabkan penurunan suhu drastis secara global.

Selanjutnya, krisis pangan dan kelaparan massal. Penurunan suhu dan terhalangnya sinar matahari akan mematikan tanaman pangan utama seperti jagung, beras, dan singkong, menyebabkan gagal panen skala luas dan kekurangan makanan parah di seluruh dunia.

Terkait kesehatan, paparan radiasi jangka panjang meningkatkan risiko kanker, penuaan dini, gangguan sistem saraf dan reproduksi, serta mutasi genetik yang dapat memengaruhi generasi mendatang.

Berita Lainnya  MBG Bikin Resah? Limbah Dapur Diduga Cemari Permukiman, Warga Keluhkan Bau Menyengat

Belum lagi kerusakan ekologis yang mengakibatkan kontaminasi radioaktif, akan mencemari tanah, air, dan udara selama puluhan, bahkan ratusan tahun, membuat lingkungan tidak aman untuk ditinggali.

Dan, yang paling mengerikan adalah kerusakan lapisan Ozon yang berakibatb radiasi yang merusak lapisan ozon meningkat, merusak DNA, menghambat fotosintesis tanaman, dan menyebabkan stres tambahan bagi makhluk hidup.

Secara keseluruhan, perang nuklir akan menjadi bencana kemanusiaan yang dahsyat dengan konsekuensi yang tak tertanggungkan bagi kehidupan di Bumi.

Menurut studi terbaru, apabila perang nuklir benar-benar berlangsung, maka korbannya bisa mencapai lebih dari 5 miliar jiwa.

Maka dari itu, keputusan2 dan tindakan gegabah dan ceroboh Donald Trump yang berpikiran sebagai “Polisi Dunia”, Penguasa tunggal dan arogansi yang tanpa kontrol, akan berpengaruh signifikan kepada rusaknya tatanan perdamaian dunia yg sudah dibangun dengan susah-payah.

AS lupa, bahwa polarisasi kekuatan “super power” tak lagi bipolar seperti era Uni Soviet – AS, tapi sudah makin merata dengan munculnya kekuatan militer besar China, Iran, Korut dan sejumlah negara yang diam2 memproduksi senjata nuklir untuk kepentingan pertahanan maupun untuk menyerang pihak lawan.

Kesalahan atau tindakan “main api” Donald Trump yang tak menghiraukan dan tak mematuhi hukum internasional dan piagam PBB, sejatinya tak akan menguntungkan AS, namun akan menghancurkan semua yang sudah dibangun oleh umat manusia. Peperangan tak akan membuat adanya pihak yang menang, namun menjadikan semuanya akan menjadi arang!

Bekasi, 12 Januari 2026

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

PT KPSS Kembali Disorot! Pekerja Mengaku Dilarang Ibadah dan Makan, Berujung Tak Dipanggil Kerja

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya ramai...

Polresta Karawang Buka Suara soal Kematian Karyawan PT HLI, Keluarga Buat Pernyataan Tolak Autopsi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Seorang karyawan swasta ditemukan meninggal dunia di area gudang peralatan teknisi PT HLI Green Power, Kawasan Industri KNIC, Desa Wanajaya, Kecamatan...

Presiden FSPMI Suparno: HR dan Serikat Pekerja Harus Bersinergi Bangun Hubungan Industrial Humanis

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM- Hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan humanis menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun perusahaan yang maju dan berkelanjutan. Semangat gotong...

Ahli K3 Tegaskan Ledakan PT KPSS Bukan Sekadar Musibah, Diduga Ada Kelalaian yang Harus Diusut

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Insiden ledakan tungku peleburan di PT Karawang Prima Sejahtera Steel (KPSS), Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Karawang, yang mengakibatkan dua pekerja...

CAPTURE

Dugaan Larangan Ibadah di PT KPSS Karawang Berulang, Pengawas Ketenagakerjaan Angkat Bicara

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Dugaan pelarangan ibadah dan makan di lingkungan kerja PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten...

SEPUTAR INDUSTRI

Dugaan Larangan Ibadah di PT KPSS Karawang Berulang, Pengawas Ketenagakerjaan Angkat Bicara

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Dugaan pelarangan ibadah dan makan di lingkungan kerja PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten...

Nyawa Pekerja Dipertaruhkan? Proyek PT BUKWANG INDONESIA Diduga Abaikan K3, Disnaker Didesak Turun Tangan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proyek pembangunan PT BUKWANG INDONESIA yang dikerjakan kontraktor ACE kembali menjadi sorotan. Proyek...

Panja RUU Kawasan Industri Soroti Gangguan Keamanan hingga Tumpang Tindih Lahan di Karawang

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM— Sejumlah persoalan yang dinilai menghambat iklim investasi masih terjadi di kawasan industri Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Persoalan tersebut mulai dari gangguan...

Empat Perusahaan Beraktivitas di Eks Beesco Karawang, Askun Desak Pemkab Turun Tangan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Aktivitas operasional sejumlah perusahaan terpantau berlangsung di lahan bekas PT Beesco Indonesia, yang berada di Jalan Raya Karawang-Cikampek, Desa Tamelang, Kecamatan...

Dipecat karena Dituding Beri Keterangan Palsu, Dede Yadi Bongkar Dugaan Konflik di Balik PHK PT Dipsol

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan PT Dipsol Indonesia memasuki babak baru. Upaya penyelesaian melalui perundingan dan mediasi disebut belum menemukan...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Ketika Anak Muda Mulai Menjauhi Sawah, Glenmore Farm Hadir Mencetak Generasi Petani Baru

Karawang, Jawa Barat – Di tengah semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian, secercah harapan muncul dari Kabupaten Karawang. Melalui program Praktik Kerja...

Apresiasi Tanpa Batas, KERSA Berikan Reward untuk Mahasiswa yang Berdedikasi di Kebun Melon

Karawang – Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program magang di sektor pertanian dan kewirausahaan. Sebagai...

Petani Milenial Cirebon Pelajari Teknologi Agrometeorologi, Dorong Pembentukan PPTPI Daerah

CIREBON — Perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi mendorong para petani muda untuk mulai mempelajari sistem pertanian berbasis iklim. Hal tersebut terlihat dari antusiasme...

Petani Muda Karawang Dorong Pembentukan PPTPI untuk Hadapi Perubahan Iklim

KARAWANG — Kesadaran terhadap pentingnya pertanian berbasis iklim mulai tumbuh di kalangan petani muda Kabupaten Karawang. Hal itu terlihat saat dua petani milenial Karawang...

KWT Aster Lelea Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan Petani Cerdas Iklim

INDRAMAYU — Perubahan iklim yang semakin tidak menentu mendorong para petani untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dalam sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Wanita Tani...

LINGKUNGAN

Warga Cibuntu RT 09/04 Gelar Kerja Bakti Sambut Idul Fitri 1447 Hijriah

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, warga masyarakat Cibuntu RT 09/04 Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang menggelar...

Sambut Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang Gelar Syukuran dan Santunan bagi Warga Bantarkawung

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang menggelar kegiatan syukuran sekaligus berbagi rezeki kepada puluhan anak-anak...

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

Penggalian Tanah di Tegalwaru Disorot, Puluhan Truk Angkut Material hingga Tengah Malam

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Aktivitas penggalian misterius tanah merah di Kampung Cipeuteuy, Desa Citalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, menuai sorotan warga. Selain mempertanyakan legalitas...

Irfan Abdul Rasyid Buka Suara soal Limbah MBG: Ada Proses Pengolahan, Bukan Pembuangan Sembarangan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Irfan Abdul Rasyid, membantah pemberitaan yang beredar terkait dugaan pengelolaan limbah dan sampah program Makan...

MBG Bikin Resah? Limbah Dapur Diduga Cemari Permukiman, Warga Keluhkan Bau Menyengat

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat. Kali ini, bukan hanya persoalan kualitas makanan yang menjadi perhatian, tetapi juga...

Janji Pencopotan Kepala DLH Jadi Sorotan, Ade Gentong Desak Pemkab Bekasi Bertindak

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM— Dua minggu setelah audiensi Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi pada 15 Oktober 2026, kepastian penanganan dugaan penghinaan terhadap...

Komisi IV DPRD Soroti Persoalan PT Nipro, Ketenagakerjaan dan Lingkungan Jadi Perhatian

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, H. Asep Syaripudin atau di kenal Asep IB, menyoroti sejumlah persoalan yang berkaitan dengan PT Nipro...
spot_img