Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Jumat, September 25, 2026

Dipecat karena Dituding Beri Keterangan Palsu, Dede Yadi Bongkar Dugaan Konflik di Balik PHK PT Dipsol

spot_img

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan PT Dipsol Indonesia memasuki babak baru. Upaya penyelesaian melalui perundingan dan mediasi disebut belum menemukan titik temu hingga akhirnya persoalan tersebut berujung pada nota anjuran dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk menempuh proses hukum lebih lanjut melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Perselisihan itu melibatkan Dede Yadi, pekerja yang telah bekerja sekitar 13 tahun di PT Dipsol Indonesia dan terakhir menjabat sebagai Leader Produksi. Perusahaan yang berlokasi di kawasan Suryacipta City of Industry, Karawang, tersebut memberhentikan Dede melalui surat PHK bernomor 054-PHK/PTDI/VII/2026.

- Advertisement -

Dalam surat tertanggal Juli 2026 itu, perusahaan menyebut PHK dilakukan karena Dede diduga memberikan keterangan yang tidak jujur ketika dimintai penjelasan mengenai permasalahan pada proses produksi.

Perusahaan mendasarkan keputusan tersebut pada Peraturan Perusahaan Pasal 27 ayat 8a poin d, yang antara lain mengatur sanksi PHK terhadap pekerja yang memberikan keterangan palsu atau memalsukan keterangan.

Namun, Dede membantah tuduhan tersebut.

Menurut keterangannya dalam surat kronologi yang dibuat pada 18 September 2026, persoalan bermula ketika dirinya bersama tim produksi dimintai keterangan selama kurang lebih satu minggu terkait produk not good (NG) yang terjadi sekitar April 2026.

Dede mengaku tidak lagi mengingat secara pasti penyebab kejadian karena persoalan tersebut baru kembali dipertanyakan beberapa bulan kemudian.

“Saya sudah menjawab apa adanya tanpa ada niat memberikan keterangan palsu atau menutup-nutupi,” demikian inti pembelaan Dede dalam kronologi yang disampaikannya.

Dipanggil HRD, Langsung Disodori Surat PHK

Dede mengungkapkan, pada 20 Juli 2026 sekitar pukul 16.00 WIB dirinya dipanggil ke ruang meeting produksi oleh pihak HRD.

Di ruangan tersebut, menurut pengakuannya, ia langsung menerima dan diminta menandatangani surat PHK dengan alasan memberikan keterangan palsu.

Dede mengaku kemudian meminta perusahaan mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

Berita Lainnya  Polemik Lahan Hutan Produksi di Karawang, Askun Soroti Dugaan Penerbitan HGB di Kawasan KIIC

Ia menyebut telah mengabdi selama sekitar 13 tahun dan meminta agar apabila dirinya dianggap melakukan pelanggaran, perusahaan terlebih dahulu memberikan surat peringatan.

Dede juga mengaku bersama timnya bersedia bertanggung jawab terhadap persoalan produk NG tersebut.

Namun, upaya tersebut tidak mengubah keputusan perusahaan.

Dalam surat PHK, PT Dipsol Indonesia menyatakan tetap memberikan hak-hak Dede sesuai ketentuan perusahaan dan peraturan pemerintah.

Persoalan Bukan Sekadar Produk NG?

Perselisihan kemudian berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

Dede menduga terdapat perlakuan berbeda terhadap dirinya dibandingkan pekerja lain yang terlibat dalam persoalan produksi yang sama.

Ia mempertanyakan mengapa seorang SPV Produksi, yang menurut versinya memiliki kewenangan dalam proses penggantian pompa pengisian, disebut hanya mendapatkan sanksi berupa demosi.

Sementara dirinya yang mengaku berusaha membantu mencari penyebab permasalahan justru dikenai PHK.

Dede juga membandingkan sanksi yang diterima dirinya dengan bawahannya yang menurut pengakuannya turut terlibat dalam proses produksi yang menghasilkan produk NG.

Menurut Dede, pekerja tersebut hanya mendapatkan surat peringatan.

Perbedaan perlakuan inilah yang kemudian membuat Dede mempertanyakan apakah keputusan PHK terhadap dirinya semata-mata berkaitan dengan persoalan produksi atau terdapat faktor lain.

Namun, dugaan tersebut masih merupakan klaim dari pihak Dede dan perlu dikonfirmasi kepada perusahaan maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam kronologi.

Bayang-Bayang Konflik Family Gathering

Dalam kronologi yang disampaikan kepada awak media, Dede juga mengaitkan persoalan PHK dengan konflik yang bermula dari acara Family Gathering perusahaan pada 2025.

Dede mengungkapkan, setelah kegiatan tersebut muncul pembicaraan mengenai komentar seorang istri karyawan yang disebut menilai acara Family Gathering saat itu tidak menarik.

Menurut Dede, pada awalnya staf HRD yang disebut mengetahui persoalan tersebut tidak mengetahui secara pasti siapa istri karyawan yang dimaksud.

Namun, persoalan itu kemudian disebut berkembang dan nama Dede serta rekannya, Mansur, ikut terseret.

Berita Lainnya  Polemik Lahan Hutan Produksi di Karawang, Askun Soroti Dugaan Penerbitan HGB di Kawasan KIIC

Dede mengaku telah mengonfirmasi persoalan tersebut kepada istrinya dan mendapatkan bantahan.

Ia kemudian merasa keberatan karena persoalan yang menurutnya bermula dari informasi yang belum dipastikan kebenarannya justru berkembang menjadi persoalan di lingkungan kerja.

Dalam kronologinya, Dede juga mengaku dirinya dan Mansur sempat diminta meminta maaf kepada Presiden Direktur meskipun menurut pengakuannya mereka tidak merasa melakukan kesalahan.

Persoalan tersebut, menurut Dede, kemudian disampaikan di hadapan karyawan.

Ia mengaku merasa dipermalukan dan sejak saat itu merasakan adanya perubahan perlakuan terhadap dirinya dan Mansur.

Disebut Pernah Diminta Resign

Keterangan lain yang cukup serius muncul dalam kronologi Dede.

Ia mengaku pernah mendapat informasi dari Manager Produksi bahwa Presiden Direktur menginginkan dirinya dan Mansur keluar dari perusahaan atau mengundurkan diri (resign).

Pernyataan tersebut menjadi salah satu bagian yang menurut Dede memperkuat dugaan bahwa persoalan yang berujung pada PHK tidak hanya berkaitan dengan kasus produksi.

Namun sekali lagi, informasi tersebut masih merupakan keterangan sepihak dari Dede dan perlu dikonfirmasi kepada Manager Produksi maupun manajemen PT Dipsol Indonesia.

Mediasi Tak Menemukan Titik Temu

Perselisihan antara pekerja dan perusahaan kemudian ditempuh melalui mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

Menurut informasi yang disampaikan Dede, sejumlah upaya mediasi, baik secara internal maupun eksternal, belum menghasilkan kesepakatan.

Persoalan akhirnya berujung pada nota anjuran dari Disnaker untuk melanjutkan proses sesuai mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

Secara hukum, UU Nomor 2 Tahun 2004 mengatur bahwa perselisihan hubungan industrial pada dasarnya terlebih dahulu diselesaikan melalui perundingan bipartit. Apabila tidak tercapai kesepakatan, perselisihan dapat dicatatkan pada instansi ketenagakerjaan dan, untuk perselisihan PHK yang tidak mencapai kesepakatan dalam mediasi, mediator mengeluarkan anjuran tertulis.

Dengan demikian, apabila anjuran tersebut tidak menghasilkan penyelesaian, para pihak dapat melanjutkan perkara ke Pengadilan Hubungan Industrial sesuai mekanisme yang berlaku.

Berita Lainnya  Polemik Lahan Hutan Produksi di Karawang, Askun Soroti Dugaan Penerbitan HGB di Kawasan KIIC

Perusahaan Belum Memberikan Tanggapan

Untuk mendapatkan keberimbangan informasi, awak media telah mencoba menghubungi pihak PT Dipsol Indonesia melalui pesan singkat WhatsApp.

Namun hingga berita ini disusun, pesan tersebut belum mendapatkan jawaban. Pesan diketahui telah terkirim dan menunjukkan tanda centang dua, tetapi belum terdapat tanggapan dari pihak perusahaan.

Konfirmasi juga diperlukan terutama terkait dasar PHK, penerapan Pasal 27 Peraturan Perusahaan, tudingan pemberian keterangan palsu, perbedaan sanksi terhadap pekerja lain, serta dugaan adanya persoalan personal yang disebut Dede berkaitan dengan Family Gathering.

Sikap perusahaan akan menjadi bagian penting untuk menguji seluruh tudingan yang disampaikan pekerja.

Menunggu Pembuktian di PHI

Kasus Dede Yadi kini tidak lagi sebatas persoalan antara seorang pekerja dengan perusahaan.

Di satu sisi, perusahaan memiliki dasar yang disebutkan dalam surat PHK bahwa pemberhentian dilakukan karena dugaan pelanggaran berupa pemberian keterangan yang tidak jujur.

Di sisi lain, Dede membantah tuduhan tersebut dan mempertanyakan proses serta konsistensi pemberian sanksi kepada pekerja lain.

Dede juga membawa dugaan adanya perlakuan berbeda yang menurutnya telah berlangsung sebelum persoalan produksi mencuat.

Apakah PHK tersebut murni berkaitan dengan pelanggaran disiplin dan proses produksi sebagaimana disebut perusahaan, atau terdapat persoalan lain di baliknya, menjadi bagian yang harus dibuktikan melalui dokumen, keterangan para pihak, dan mekanisme hukum yang sedang ditempuh.

Kini, perselisihan tersebut memasuki fase yang lebih menentukan.

Bukan lagi sekadar soal siapa yang merasa benar, tetapi siapa yang mampu membuktikan dalilnya berdasarkan fakta dan dokumen di hadapan mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

Penulis : jun@

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

Polresta Karawang Buka Suara soal Kematian Karyawan PT HLI, Keluarga Buat Pernyataan Tolak Autopsi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Seorang karyawan swasta ditemukan meninggal dunia di area gudang peralatan teknisi PT HLI Green Power, Kawasan Industri KNIC, Desa Wanajaya, Kecamatan...

Presiden FSPMI Suparno: HR dan Serikat Pekerja Harus Bersinergi Bangun Hubungan Industrial Humanis

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM- Hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan humanis menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun perusahaan yang maju dan berkelanjutan. Semangat gotong...

Ahli K3 Tegaskan Ledakan PT KPSS Bukan Sekadar Musibah, Diduga Ada Kelalaian yang Harus Diusut

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Insiden ledakan tungku peleburan di PT Karawang Prima Sejahtera Steel (KPSS), Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Karawang, yang mengakibatkan dua pekerja...

Ledakan Hebat Guncang PT KPSS Karawang, Dua Buruh Terluka, Dugaan Kelalaian K3 Mencuat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM –PT KPSS, perusahaan yang bergerak di bidang peleburan besi dan berlokasi di Jalan Pangkalan–Loji, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, dilaporkan...

CAPTURE

Kematian Karyawan PT HLI Dipertanyakan, Ketua Karang Taruna Wanajaya Soroti Proses Evakuasi dan Penolakan Autopsi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Kematian seorang karyawan PT HLI Green Power di kawasan Industri KNIC, Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, masih menyisakan...

SEPUTAR INDUSTRI

Kematian Karyawan PT HLI Dipertanyakan, Ketua Karang Taruna Wanajaya Soroti Proses Evakuasi dan Penolakan Autopsi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Kematian seorang karyawan PT HLI Green Power di kawasan Industri KNIC, Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, masih menyisakan...

Pekerja PT HLI Green Power Dikabarkan Tewas, Polisi dan Perusahaan Bungkam: Bunuh Diri atau Kecelakaan Kerja?

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Kematian seorang pekerja di lingkungan PT HLI Green Power, kawasan Karawang New Industry City (KNIC), Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat,...

Insiden Misterius di PT HLI Green Power, Pekerja Diduga Tewas: Kecelakaan Kerja atau Bunuh Diri?

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Informasi mengenai seorang pekerja yang diduga meninggal dunia dalam sebuah insiden di area gudang peralatan teknisi PT HLI Green Power,...

Loker PT CATIB di Kawasan AIH Tuai Sorotan, Warga Pertanyakan Transparansi Rekrutmen

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Informasi lowongan kerja yang mengatasnamakan PT CATIB di kawasan Artha Graha Industrial Hills (AIH), Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten...

Tingkatkan Skill dan Peluang Usaha, Alumni BLK Karawang Belajar Servis AC Mobil

𝙺𝙰𝚁𝙰𝚆𝙰𝙽𝙶  |  𝚉𝙾𝙽𝙰𝙸𝙽𝙳𝚄𝚂𝚃𝚁𝙸.𝙲𝙾𝙼– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang bersama Politeknik Negeri Bandung (Polban) menggelar pelatihan servis dan perbaikan sistem pengondisian udara...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Ketika Anak Muda Mulai Menjauhi Sawah, Glenmore Farm Hadir Mencetak Generasi Petani Baru

Karawang, Jawa Barat – Di tengah semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian, secercah harapan muncul dari Kabupaten Karawang. Melalui program Praktik Kerja...

Apresiasi Tanpa Batas, KERSA Berikan Reward untuk Mahasiswa yang Berdedikasi di Kebun Melon

Karawang – Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program magang di sektor pertanian dan kewirausahaan. Sebagai...

Petani Milenial Cirebon Pelajari Teknologi Agrometeorologi, Dorong Pembentukan PPTPI Daerah

CIREBON — Perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi mendorong para petani muda untuk mulai mempelajari sistem pertanian berbasis iklim. Hal tersebut terlihat dari antusiasme...

Petani Muda Karawang Dorong Pembentukan PPTPI untuk Hadapi Perubahan Iklim

KARAWANG — Kesadaran terhadap pentingnya pertanian berbasis iklim mulai tumbuh di kalangan petani muda Kabupaten Karawang. Hal itu terlihat saat dua petani milenial Karawang...

KWT Aster Lelea Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan Petani Cerdas Iklim

INDRAMAYU — Perubahan iklim yang semakin tidak menentu mendorong para petani untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dalam sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Wanita Tani...

LINGKUNGAN

Warga Cibuntu RT 09/04 Gelar Kerja Bakti Sambut Idul Fitri 1447 Hijriah

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, warga masyarakat Cibuntu RT 09/04 Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang menggelar...

Sambut Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang Gelar Syukuran dan Santunan bagi Warga Bantarkawung

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang menggelar kegiatan syukuran sekaligus berbagi rezeki kepada puluhan anak-anak...

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

FIKES UNSIKA dan NPCI Karawang Kolaborasi Terapkan Sport Science Hadapi PEPARDA 2026

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Nasional Paralimpik Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Karawang menggandeng Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) dalam...

Polemik Lahan Hutan Produksi di Karawang, Askun Soroti Dugaan Penerbitan HGB di Kawasan KIIC

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) di Kantor ATR/BPN Karawang pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat...

Bukti Solidaritas Media Independen Online Indonesia PD Karawang, Sholat Goib bagi Lima wartawan yang hilang dalam liputan Erupsi gunung anak Krakatau

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Pimpinan Daerah Media Independen Online (MIO) Indonesia Kabupaten Karawang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus doa bersama untuk lima wartawan...

KPR Fiktif Rp237 Miliar di Karawang: Tujuh Tersangka Ditahan, Askun Desak Kejari Telusuri Dugaan Peran Notaris dan Advokat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Penanganan perkara dugaan korupsi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) fiktif yang ditaksir menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp237 miliar di Kabupaten...

Drainase Cibayat Rp188 Juta Disorot, Dugaan Minim Galian Picu Pertanyaan Pengawasan PUPR

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Pembangunan drainase lingkungan di Kampung Cibayat RT 010/RW 011, Desa Kutamaneuh, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, disorot warga. Proyek yang bersumber dari...
spot_img