Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Sabtu, Oktober 10, 2026

Pelajar Berkendara Tanpa Helm Jadi Sorotan, KMG Desak Evaluasi Sekolah dan Aparat

spot_img

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Fenomena pelajar menggunakan sepeda motor di Kabupaten Karawang kembali menjadi sorotan. Di sejumlah lingkungan sekolah, khususnya di wilayah perkotaan, kendaraan roda dua yang digunakan siswa terlihat memenuhi area parkir dan sisi jalan di sekitar sekolah. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai pengawasan sekolah, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta tanggung jawab orang tua dalam menjaga keselamatan anak.

Ketua Karawang Monitoring Group (KMG), Imron Rosadi menilai persoalan pelajar membawa sepeda motor tidak boleh lagi dianggap sebagai hal biasa. Apalagi jika terdapat siswa yang belum memenuhi persyaratan untuk mengendarai kendaraan bermotor, tidak menggunakan helm, atau berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya.

- Advertisement -

“Kalau kita melihat kondisi di sekitar sejumlah sekolah di Karawang, khususnya wilayah perkotaan, kendaraan pelajar memenuhi tempat parkir dan sisi jalan. Pertanyaannya sederhana: apakah sekolah benar-benar melakukan pengawasan terhadap siswa yang membawa motor? Apakah mereka sudah memiliki SIM, menggunakan helm, dan memenuhi ketentuan keselamatan berkendara?”ungkap Imran Rosadi kepada media Jumat, 9/10/2026.

Menurut sudut pandang pengawasan publik yang perlu ditegaskan KMG, persoalan tersebut tidak cukup dijawab dengan alasan bahwa siswa membutuhkan kendaraan untuk pergi ke sekolah. Kebutuhan transportasi tidak boleh dijadikan pembenaran untuk mengabaikan hukum dan keselamatan.

Parkiran Penuh Motor, Pengawasan Sekolah Dipertanyakan

Pemandangan sepeda motor yang terparkir di lingkungan dan sekitar sekolah seharusnya menjadi bahan evaluasi serius bagi pengelola pendidikan.

Sekolah bukan hanya tempat siswa memperoleh pengetahuan akademik. Sekolah juga memiliki tanggung jawab membentuk kedisiplinan, karakter, serta kesadaran hukum.

Jika siswa membawa kendaraan yang dikendarainya sendiri, sekolah perlu mempunyai mekanisme pendataan dan pengawasan. Apabila ditemukan siswa yang belum memenuhi persyaratan hukum untuk berkendara, kondisi tersebut harus ditindaklanjuti bersama orang tua dan pihak berwenang.

“Jangan sampai sekolah hanya sibuk mengatur seragam, keterlambatan, dan administrasi siswa, tetapi persoalan keselamatan di jalan justru luput dari perhatian. Kalau benar terdapat siswa yang belum memiliki SIM atau tidak memakai helm, itu harus menjadi evaluasi serius. Keselamatan anak tidak boleh dikalahkan oleh pembiaran,”tegas Imran Rosadi.

Berita Lainnya  Eks Lahan Beesco Disorot, Askun Desak DPMPTSP Karawang Tegas Tindak Perusahaan Belum Lengkap Izin

Kritik ini ditujukan kepada seluruh sekolah yang menghadapi persoalan serupa, baik SMP maupun SMA/SMK, negeri maupun swasta. Namun, evaluasi harus berdasarkan kondisi masing-masing sekolah dan tidak serta-merta menyamaratakan seluruh institusi pendidikan.

SIM Bukan Formalitas, Helm Bukan Aksesori

Dalam ketentuan lalu lintas, pengendara sepeda motor wajib memiliki SIM yang sesuai dan menggunakan helm berstandar SNI. SIM C pada prinsipnya mensyaratkan usia minimum 17 tahun, selain persyaratan lain yang berlaku.

Artinya, siswa yang belum memenuhi persyaratan untuk memperoleh SIM tidak semestinya mengendarai sepeda motor sendiri di jalan umum.

Begitu pula penggunaan helm. Helm bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan perlengkapan keselamatan yang wajib digunakan oleh pengemudi maupun penumpang sepeda motor.

Jika terdapat pelajar yang mengendarai motor tanpa helm, apalagi melaju dengan kecepatan tinggi di tengah lalu lintas, risiko yang dihadapi bukan hanya menyangkut dirinya sendiri. Perilaku tersebut juga dapat membahayakan penumpang dan pengguna jalan lainnya.

“Jangan menunggu ada korban meninggal dunia baru semua pihak bergerak. Jangan menunggu video pelajar ngebut tanpa helm menjadi viral baru sekolah, orang tua, dan pemerintah sibuk memberikan pernyataan. Pencegahan harus dilakukan sebelum kecelakaan terjadi,”tegasnya.

Kebijakan Larangan Sudah Ada, Lalu Pengawasannya di Mana?

Pada Maret 2026, pemberitaan Radar Karawang menyoroti penegasan KCD Pendidikan Wilayah IV Jawa Barat mengenai larangan siswa SMA/SMK membawa sepeda motor ke sekolah di wilayah Karawang, Purwakarta, dan Subang.

Kebijakan tersebut semestinya tidak berhenti sebagai pengumuman atau surat edaran. Pelaksanaannya perlu dievaluasi agar tujuan keselamatan dan kedisiplinan siswa benar-benar tercapai.

Jika di sekitar sekolah masih ditemukan banyak kendaraan yang digunakan siswa, pemerintah daerah dan instansi pendidikan perlu menjelaskan bagaimana kebijakan itu diterapkan, apa kendalanya, serta bagaimana pengawasan dilakukan.

Berita Lainnya  Kecelakaan Maut di Jalan Transheksa, Pengendara Scoopy Meninggal Usai Tabrak Petikemas

Namun, keberadaan motor di parkiran sekolah saja tidak otomatis membuktikan pelanggaran. Pemeriksaan perlu membedakan kendaraan yang dikendarai sendiri oleh siswa, kendaraan yang dibawa orang tua, dan kendaraan yang digunakan oleh siswa yang telah memenuhi seluruh persyaratan hukum.

Persoalan utamanya adalah apakah terdapat pelajar yang tetap mengendarai kendaraan tanpa memenuhi ketentuan, serta apakah pengawasan dan tindak lanjut terhadap pelanggaran telah berjalan secara efektif.

Kecelakaan Pelajar Harus Menjadi Peringatan Serius

Perhatian terhadap keselamatan pelajar juga mengemuka setelah beredarnya informasi kecelakaan di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Bulog, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang.

Berdasarkan informasi awal yang disampaikan, sepeda motor yang ditumpangi tiga pelajar menabrak truk tronton yang dilaporkan mengalami gangguan mesin hingga mogok di tanjakan.

Ketiga penumpang dilaporkan mengalami luka serius. Informasi awal bahkan menyebut kondisi mereka kritis. Kondisi terakhir korban dan kronologi lengkapnya tetap perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang.

Kecelakaan tersebut tidak boleh langsung dijadikan bukti bahwa para pelajar melanggar aturan tertentu. Penyebab kecelakaan harus ditentukan berdasarkan penyelidikan. Kondisi truk, posisi kendaraan, situasi jalan, kecepatan, dan faktor keselamatan lainnya perlu diperiksa secara objektif.

Meski demikian, kejadian itu mempertegas pentingnya pengawasan keselamatan terhadap pengendara muda dan penanganan bahaya di jalan raya.

Selain itu, pemberitaan OneDigiNews pada Jumat, 2 Oktober 2026, yang menurut informasi redaksi memperlihatkan seorang siswi berkendara dengan kecepatan tinggi tanpa helm, juga patut menjadi bahan evaluasi. Lokasi, identitas pengendara, dan kronologi rekaman tersebut harus dipastikan sebelum ditarik menjadi kesimpulan lebih jauh.

KMG Perlu Mendorong Evaluasi Terbuka

Sebagai kelompok pemantau kebijakan publik, Karawang Monitoring Group dapat mendorong evaluasi yang terukur terhadap persoalan tersebut.

Ada sejumlah pertanyaan yang layak diajukan kepada instansi pendidikan dan pemerintah daerah:

1. Berapa banyak siswa yang datang ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor sendiri?
2. Bagaimana sekolah memeriksa kepatuhan terhadap persyaratan SIM dan penggunaan helm?
3. Apa langkah sekolah apabila menemukan siswa yang belum memenuhi syarat berkendara?
4. Bagaimana koordinasi sekolah, orang tua, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, dan kepolisian dalam mencegah pelanggaran?
5. Apakah tersedia alternatif transportasi yang aman bagi siswa yang tinggal jauh dari sekolah?

Berita Lainnya  Penampungan Limbah Kayu-Plywood di Interchange Karawang Disorot, Benarkah Lahan Milik Oknum Pejabat?

Pertanyaan tersebut penting agar evaluasi tidak hanya menghasilkan pernyataan saling menyalahkan, tetapi juga mendorong tindakan nyata.

“Jangan sampai semua pihak baru menunjukkan kepedulian setelah ada korban. Sekolah harus terbuka terhadap evaluasi, orang tua harus bertanggung jawab, dan pemerintah harus memastikan kebijakan yang sudah dibuat benar-benar dilaksanakan. Kalau pengawasan tidak berjalan, persoalan ini akan terus berulang,”ungkapnya.

Jangan Normalisasi Pelanggaran atas Nama Kebutuhan

Pelajar memang membutuhkan akses menuju sekolah. Namun, kebutuhan tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk membiarkan pengendara yang belum memenuhi persyaratan hukum berada di jalan raya.

Sekolah perlu memperkuat pendataan dan komunikasi dengan orang tua. Orang tua harus memastikan anak tidak mengendarai kendaraan sebelum memenuhi persyaratan. Sementara itu, pemerintah dan kepolisian perlu menjalankan pembinaan serta penegakan aturan secara konsisten.

Evaluasi juga harus disertai solusi yang realistis bagi siswa yang memiliki keterbatasan akses transportasi, tanpa mengabaikan ketentuan keselamatan.

Persoalan ini bukan sekadar tentang banyaknya motor di sekitar sekolah. Ini menyangkut kepatuhan terhadap hukum, kualitas pengawasan pendidikan, tanggung jawab keluarga, dan keselamatan generasi muda.

Jangan tunggu korban berikutnya untuk menyadari bahwa keselamatan pelajar bukan persoalan sepele. Jika pelanggaran ditemukan, tindak lanjuti. Jika pengawasan lemah, benahi. Dan jika kebijakan sudah dibuat, pastikan pelaksanaannya benar-benar berjalan.

(Red)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

PT KPSS Kembali Disorot! Pekerja Mengaku Dilarang Ibadah dan Makan, Berujung Tak Dipanggil Kerja

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya ramai...

Polresta Karawang Buka Suara soal Kematian Karyawan PT HLI, Keluarga Buat Pernyataan Tolak Autopsi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Seorang karyawan swasta ditemukan meninggal dunia di area gudang peralatan teknisi PT HLI Green Power, Kawasan Industri KNIC, Desa Wanajaya, Kecamatan...

Presiden FSPMI Suparno: HR dan Serikat Pekerja Harus Bersinergi Bangun Hubungan Industrial Humanis

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM- Hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan humanis menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun perusahaan yang maju dan berkelanjutan. Semangat gotong...

Ahli K3 Tegaskan Ledakan PT KPSS Bukan Sekadar Musibah, Diduga Ada Kelalaian yang Harus Diusut

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Insiden ledakan tungku peleburan di PT Karawang Prima Sejahtera Steel (KPSS), Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Karawang, yang mengakibatkan dua pekerja...

CAPTURE

Panja RUU Kawasan Industri Soroti Gangguan Keamanan hingga Tumpang Tindih Lahan di Karawang

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM— Sejumlah persoalan yang dinilai menghambat iklim investasi masih terjadi di kawasan industri Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Persoalan tersebut mulai dari gangguan...

SEPUTAR INDUSTRI

Panja RUU Kawasan Industri Soroti Gangguan Keamanan hingga Tumpang Tindih Lahan di Karawang

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM— Sejumlah persoalan yang dinilai menghambat iklim investasi masih terjadi di kawasan industri Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Persoalan tersebut mulai dari gangguan...

Empat Perusahaan Beraktivitas di Eks Beesco Karawang, Askun Desak Pemkab Turun Tangan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Aktivitas operasional sejumlah perusahaan terpantau berlangsung di lahan bekas PT Beesco Indonesia, yang berada di Jalan Raya Karawang-Cikampek, Desa Tamelang, Kecamatan...

Dipecat karena Dituding Beri Keterangan Palsu, Dede Yadi Bongkar Dugaan Konflik di Balik PHK PT Dipsol

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan PT Dipsol Indonesia memasuki babak baru. Upaya penyelesaian melalui perundingan dan mediasi disebut belum menemukan...

Kematian Karyawan PT HLI Dipertanyakan, Ketua Karang Taruna Wanajaya Soroti Proses Evakuasi dan Penolakan Autopsi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Kematian seorang karyawan PT HLI Green Power di kawasan Industri KNIC, Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, masih menyisakan...

Pekerja PT HLI Green Power Dikabarkan Tewas, Polisi dan Perusahaan Bungkam: Bunuh Diri atau Kecelakaan Kerja?

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Kematian seorang pekerja di lingkungan PT HLI Green Power, kawasan Karawang New Industry City (KNIC), Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat,...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Ketika Anak Muda Mulai Menjauhi Sawah, Glenmore Farm Hadir Mencetak Generasi Petani Baru

Karawang, Jawa Barat – Di tengah semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian, secercah harapan muncul dari Kabupaten Karawang. Melalui program Praktik Kerja...

Apresiasi Tanpa Batas, KERSA Berikan Reward untuk Mahasiswa yang Berdedikasi di Kebun Melon

Karawang – Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program magang di sektor pertanian dan kewirausahaan. Sebagai...

Petani Milenial Cirebon Pelajari Teknologi Agrometeorologi, Dorong Pembentukan PPTPI Daerah

CIREBON — Perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi mendorong para petani muda untuk mulai mempelajari sistem pertanian berbasis iklim. Hal tersebut terlihat dari antusiasme...

Petani Muda Karawang Dorong Pembentukan PPTPI untuk Hadapi Perubahan Iklim

KARAWANG — Kesadaran terhadap pentingnya pertanian berbasis iklim mulai tumbuh di kalangan petani muda Kabupaten Karawang. Hal itu terlihat saat dua petani milenial Karawang...

KWT Aster Lelea Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan Petani Cerdas Iklim

INDRAMAYU — Perubahan iklim yang semakin tidak menentu mendorong para petani untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dalam sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Wanita Tani...

LINGKUNGAN

Warga Cibuntu RT 09/04 Gelar Kerja Bakti Sambut Idul Fitri 1447 Hijriah

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, warga masyarakat Cibuntu RT 09/04 Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang menggelar...

Sambut Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang Gelar Syukuran dan Santunan bagi Warga Bantarkawung

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang menggelar kegiatan syukuran sekaligus berbagi rezeki kepada puluhan anak-anak...

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

Eks Lahan Beesco Disorot, Askun Desak DPMPTSP Karawang Tegas Tindak Perusahaan Belum Lengkap Izin

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Temuan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang terhadap sejumlah perusahaan yang beroperasi di kawasan eks lahan PT...

Penampungan Limbah Kayu-Plywood di Interchange Karawang Disorot, Benarkah Lahan Milik Oknum Pejabat?

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Aktivitas penampungan material bekas berupa kayu palet, plywood/triplek, besi hingga pelat di sebuah lahan di Jalan Interchange Karawang, Belakang rumah...

Ribuan Warga Poponcol Kepung BPN Karawang, Desak Sertifikat Tanah Segera Diterbitkan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Ribuan warga Poponcol bersama Karang Taruna dan sejumlah organisasi masyarakat mendatangi Kantor BPN dan Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Rabu (7/10/2026). Massa...

Kapolri Berganti, Tagline Polri Berubah, IWOI Karawang Berharap Pelayanan dan Penegakan Hukum Makin Humanis

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM— Pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapat perhatian dari Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Karawang. Ketua IWOI Kabupaten...

Kecelakaan Maut di Jalan Transheksa, Pengendara Scoopy Meninggal Usai Tabrak Petikemas

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM— Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Transheksa, Kabupaten Karawang, Kamis (3/10/2026) sekitar pukul 16.20 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda...
spot_img