Karawang – Aliansi Elemen Masyarakat Karawang berencana menggelar aksi penyampaian aspirasi pada Rabu, 10 Juni 2026. Aksi yang mengusung tema “Karawang Darurat LGBT” tersebut akan dipusatkan di depan Kantor Bupati Karawang setelah peserta melakukan long march dari Masjid Al Jihad Longmart.
Rencana aksi tersebut merupakan hasil rapat koordinasi yang digelar di Gedung MUI Karawang dan dihadiri sejumlah tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan lembaga pendidikan Islam. Di antaranya Ketua FPI Karawang Ustaz Tomi Mifta Faried, Sekretaris MUI Karawang KH Yayan Sofian, Katibnas H. Abdul Mukti, perwakilan Forum Ormas Karawang Nurdin Syam, Ketua FMI Febri Ramadhan, Ketua Aliansi Ormas Islam Agus Iman, perwakilan Forum Sekolah Islam Cecep Jasimin, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Koordinator aksi, Hasan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang meminta Pemerintah Kabupaten Karawang memberikan perhatian serius terhadap isu yang belakangan menjadi perbincangan publik.
“Aksi ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi sosial yang berkembang. Kami berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Hasan.
Menurut panitia, aksi tersebut akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pengurus pondok pesantren, pelajar SMA/SMK berbasis Islam, hingga masyarakat umum yang menyatakan keprihatinan terhadap perkembangan sosial di Kabupaten Karawang.
Dalam aksi tersebut, massa berencana menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, di antaranya peningkatan pengawasan terhadap tempat hiburan malam, penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda, serta upaya menjaga nilai-nilai sosial, budaya, dan keagamaan yang hidup di tengah masyarakat.
Aliansi Elemen Masyarakat Karawang menegaskan bahwa aksi akan dilaksanakan secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Peserta juga diimbau untuk menjaga ketertiban umum serta menghormati proses penyampaian pendapat di muka umum.
“Aspirasi yang kami sampaikan bertujuan untuk menjaga kondusivitas daerah serta memperkuat perhatian terhadap pembinaan generasi muda,” kata Hasan.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Karawang terkait rencana aksi tersebut. Meski demikian, berbagai pihak berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, serta mengedepankan dialog yang konstruktif dalam penyampaian aspirasi masyarakat.
Aksi dijadwalkan dimulai pada pagi hari dengan titik kumpul di Masjid Al Jihad Longmart sebelum peserta bergerak menuju Kantor Bupati Karawang untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka kepada pemerintah daerah.
Jelang Aksi 10 Juni, Aliansi Elemen Masyarakat Karawang Matangkan Konsolidasi di Gedung MUI
Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.






