KARAWANG, ZONAINDUSTRI.COM — Aktivitas penampungan dan jual-beli material bekas berupa kayu, plywood, dan triplek di belakang Rumah Makan Gratis Lia Citra Rasa, yang berdampingan dengan Rumah Sakit Rosela di Jalan Interchange Karawang, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, kembali menjadi sorotan.
Keberadaan material bekas dalam jumlah besar di sekitar fasilitas pelayanan kesehatan tersebut memunculkan kekhawatiran terkait kebersihan lingkungan, potensi gangguan kesehatan, hingga risiko kebakaran, terlebih saat kondisi cuaca memasuki musim kemarau.
Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang membutuhkan lingkungan bersih, nyaman, aman, dan mendukung proses pemulihan pasien. Karena itu, aktivitas penampungan material bekas di area yang berdekatan dengan rumah sakit dinilai perlu mendapat perhatian dari pihak terkait.
Dirut RS Rosela Soroti Kebersihan dan Risiko Kebakaran
Direktur Utama Rumah Sakit Rosela Karawang, dr. Yesi Karya Lianti, MARS, menyampaikan pandangannya mengenai keberadaan tumpukan material kayu di sekitar rumah sakit.
Menurutnya, lingkungan di samping rumah sakit idealnya terbebas dari limbah maupun tumpukan material yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan.
“Sebaiknya di samping rumah sakit tidak ada limbah seperti itu, karena rumah sakit merupakan tempat pelayanan kesehatan yang lingkungan sekitarnya harus bersih, nyaman, dan bebas dari limbah,” ujarnya. Selasa (20/10/2026).
Ia juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap ukuran dan jumlah material kayu yang terlihat menumpuk di lokasi tersebut.
“Apalagi kalau dilihat, limbah kayu itu berukuran besar dan jumlahnya banyak. Kami khawatir kondisi tersebut bisa menjadi sumber penyakit. Untuk sekarang, saat musim kemarau, juga dikhawatirkan terjadi kebakaran karena kayu merupakan salah satu bahan yang mudah terbakar,” lanjutnya.
Kekhawatiran tersebut menjadi pengingat bahwa penataan lingkungan di sekitar fasilitas kesehatan tidak semata-mata menyangkut estetika, tetapi juga berkaitan dengan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Komitmen Pelayanan Kesehatan Perlu Didukung Lingkungan yang Aman
Di sisi lain, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., disebut berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat Kabupaten Karawang. Sektor kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan daerah.
Namun, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan tenaga medis di dalam rumah sakit. Kondisi lingkungan di sekitar fasilitas kesehatan juga perlu mendapat perhatian agar pasien, tenaga kesehatan, dan pengunjung dapat beraktivitas dalam suasana yang aman dan nyaman.
Instansi Terkait Perlu Turun ke Lapangan
Persoalan ini layak menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Karawang melalui dinas teknis terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta instansi yang memiliki kewenangan dalam urusan lingkungan hidup dan penanggulangan kebakaran.
Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah aktivitas penampungan dan perdagangan material bekas tersebut telah memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk persyaratan perizinan sesuai jenis kegiatan, pengelolaan lingkungan, penataan lokasi, serta standar keselamatan kebakaran apabila relevan.
Jika ditemukan pelanggaran, penanganan perlu dilakukan sesuai ketentuan hukum dan kewenangan masing-masing instansi.
Hingga naskah ini disusun, informasi mengenai status perizinan, hasil pemeriksaan lingkungan, serta tanggapan pengelola penampungan material bekas belum tersedia dalam bahan pemberitaan ini. Karena itu, konfirmasi kepada pihak pengelola dan instansi berwenang masih diperlukan untuk memperoleh gambaran yang utuh.
Masyarakat tentu berharap lingkungan di sekitar Rumah Sakit Rosela tetap bersih, tertata, dan aman. Terlebih ketika musim kemarau meningkatkan perhatian terhadap potensi kebakaran, langkah pencegahan dan pemeriksaan lapangan menjadi penting agar risiko dapat diidentifikasi sejak dini.
Penulis : jun@






