Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Kamis, November 5, 2026

Kepala SPPG Bantah Limbah MBG Dibuang Sembarangan, Warga Bongkar Dugaan Masalah Lain: Bukan Cuma Sampah!

spot_img

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Polemik pengelolaan limbah operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, kian memanas. Pernyataan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Irfan Abdul Rasyid, yang membantah adanya pembuangan limbah sembarangan justru mendapat respons keras dari sejumlah warga.

Di tengah sorotan publik terhadap dugaan persoalan limbah, muncul pula sejumlah keberatan warga yang disebut tidak hanya berkaitan dengan sampah dan air buangan, tetapi juga menyangkut dugaan penggunaan fasilitas umum tanpa izin serta persoalan parkir kendaraan relawan.

- Advertisement -

Irfan: Limbah Sudah Melalui Proses Penanganan

Menanggapi pemberitaan yang beredar, Irfan Abdul Rasyid menegaskan bahwa tudingan pembuangan limbah secara sembarangan tidak benar. Ia mengklaim pihaknya telah memiliki mekanisme penanganan limbah operasional SPPG.

Menurut Irfan, cairan yang dibawa ke tempat pembakaran merupakan air bekas proses pengungkepan ayam yang diklaim tidak dapat diproses melalui instalasi pengolahan air limbah (IPAL) SPPG.

“Untuk yang dibuang di tempat pembakaran itu hanya air bekas ungkepan ayam yang tidak bisa diproses di IPAL SPPG. Penanganannya dicampur dengan bubuk gergaji, kemudian dibakar,” ujar Irfan.

Ia juga menjelaskan bahwa sisa pembakaran tidak dibuang begitu saja, melainkan dimanfaatkan kembali sebagai pupuk tanaman.

Sementara itu, material yang dimasukkan ke dalam galon disebut merupakan minyak yang telah menggumpal setelah melalui proses IPAL. Material tersebut kemudian dibakar dan diklaim dapat membantu proses pembakaran.

Berita Lainnya  MBG Bikin Resah? Limbah Dapur Diduga Cemari Permukiman, Warga Keluhkan Bau Menyengat

Irfan turut menegaskan bahwa lokasi pembakaran merupakan lahan milik sendiri. Bahkan, aktivitas tersebut diklaim turut melibatkan dan mempekerjakan masyarakat sekitar.

“Menurut laporan di lapangan, di tempat pembakaran tidak ada bau sama sekali dan tidak ada warga yang terganggu,” katanya.

Babinsa Disebut Telah Melakukan Pengawasan

Irfan juga menyampaikan bahwa pengelolaan dan pembuangan limbah IPAL telah sesuai dengan prosedur berdasarkan keterangan Babinsa yang bertugas sebagai pengawas SPPG di wilayah Desa Cintalaksana.

Keterangan tersebut menjadi salah satu dasar pembelaan pihak SPPG bahwa penanganan limbah telah dilakukan sebagaimana mestinya.

Namun, klaim tersebut belum serta-merta mengakhiri polemik. Sebab, penilaian bahwa pengelolaan limbah sudah benar tetap perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis, dokumen pengelolaan lingkungan, serta pengawasan instansi berwenang.

Warga Membantah, Persoalan Disebut Lebih Luas

Berbeda dengan penjelasan Kepala SPPG, sejumlah warga justru mempertanyakan transparansi dan tanggung jawab pengelola MBG.

Warga menilai penjelasan Irfan terkesan sebagai pembelaan terhadap persoalan yang sedang mencuat. Mereka menyebut dugaan masalah di lapangan bukan hanya menyangkut limbah, tetapi juga tindakan pembuangan sampah yang diduga dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak pengelola lokasi.

Salah seorang warga menyampaikan keberatan terkait dugaan pembuangan sampah di area KUD tanpa izin.

“Ieu sampah oge di buang ka tempat KUD tanpa ijin pengelola, membuang semena-mena,” ungkap warga. Rabu (4/11/2026).

Berita Lainnya  Penggalian Tanah di Tegalwaru Disorot, Puluhan Truk Angkut Material hingga Tengah Malam

Artinya, warga menuding sampah juga dibuang ke lokasi KUD tanpa persetujuan pengelola tempat tersebut.

Tak hanya itu, warga juga mempersoalkan dugaan penggunaan area parkir yang disebut bukan merupakan tempat yang disewakan untuk kendaraan relawan SPPG.

“Bahkan kendaraan relawan oge roda dua parkir di tempat anu teu disewakan,” lanjutnya.

Dugaan Persoalan Tanggung Jawab Kendaraan Relawan

Keberatan warga semakin melebar ketika muncul persoalan terkait tanggung jawab apabila kendaraan roda dua milik relawan mengalami kehilangan.

Warga menyebut Kepala SPPG Irfan diduga pernah menyampaikan bahwa pihak MBG tidak bertanggung jawab apabila kendaraan milik relawan hilang.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diklarifikasi secara langsung kepada Irfan, termasuk bagaimana aturan penggunaan lahan parkir, sistem pengamanan kendaraan, dan bentuk tanggung jawab pengelola terhadap para relawan.

Jika benar terdapat penggunaan fasilitas tanpa izin dan tidak adanya kejelasan pengamanan kendaraan, persoalan ini patut menjadi perhatian tersendiri. Sebab, operasional program pelayanan publik semestinya berjalan dengan memperhatikan hak masyarakat dan lingkungan sekitar.

Uji Klaim, Jangan Berhenti pada Saling Bantah

Polemik ini menyisakan sejumlah pertanyaan mendasar. Apakah air bekas ungkepan ayam yang dicampur serbuk gergaji lalu dibakar telah melalui kajian teknis dan memenuhi ketentuan pengelolaan limbah? Apakah minyak yang telah menggumpal dari proses IPAL boleh ditangani dengan cara pembakaran sebagaimana diklaim pihak SPPG?

Berita Lainnya  Janji Pencopotan Kepala DLH Jadi Sorotan, Ade Gentong Desak Pemkab Bekasi Bertindak

Selain itu, apakah lokasi pembakaran telah memenuhi persyaratan lingkungan dan memiliki dokumen atau persetujuan yang diperlukan?

Pertanyaan tersebut tidak cukup dijawab dengan klaim bahwa tidak ada bau atau warga tidak merasa terganggu. Aspek keselamatan, kualitas udara, karakteristik limbah, serta potensi dampak lingkungan tetap harus diperiksa secara objektif.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang diharapkan turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap lokasi pengolahan dan pembakaran limbah, termasuk menelusuri dugaan pembuangan sampah di area KUD.

Pihak pengelola KUD juga perlu dimintai keterangan untuk memastikan apakah benar terdapat aktivitas pembuangan sampah tanpa izin.

Pada akhirnya, program MBG tidak boleh hanya dinilai dari keberhasilan mendistribusikan makanan kepada penerima manfaat. Pengelolaan limbah, kepatuhan terhadap aturan lingkungan, hubungan dengan masyarakat, serta tanggung jawab operasional merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan program tersebut.

Sebab, ketika pengelola mengklaim semuanya sudah sesuai prosedur, masyarakat berhak meminta bukti. Dan ketika warga menyampaikan keberatan, setiap tudingan juga harus diuji berdasarkan fakta. Bukan sekadar saling membantah, tetapi harus ada transparansi dan pemeriksaan nyata di lapangan.

Penulis : jun@

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

PT KPSS Kembali Disorot! Pekerja Mengaku Dilarang Ibadah dan Makan, Berujung Tak Dipanggil Kerja

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya ramai...

Polresta Karawang Buka Suara soal Kematian Karyawan PT HLI, Keluarga Buat Pernyataan Tolak Autopsi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Seorang karyawan swasta ditemukan meninggal dunia di area gudang peralatan teknisi PT HLI Green Power, Kawasan Industri KNIC, Desa Wanajaya, Kecamatan...

Presiden FSPMI Suparno: HR dan Serikat Pekerja Harus Bersinergi Bangun Hubungan Industrial Humanis

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM- Hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan humanis menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun perusahaan yang maju dan berkelanjutan. Semangat gotong...

Ahli K3 Tegaskan Ledakan PT KPSS Bukan Sekadar Musibah, Diduga Ada Kelalaian yang Harus Diusut

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Insiden ledakan tungku peleburan di PT Karawang Prima Sejahtera Steel (KPSS), Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Karawang, yang mengakibatkan dua pekerja...

CAPTURE

Dugaan Larangan Ibadah di PT KPSS Karawang Berulang, Pengawas Ketenagakerjaan Angkat Bicara

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Dugaan pelarangan ibadah dan makan di lingkungan kerja PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten...

SEPUTAR INDUSTRI

Dugaan Larangan Ibadah di PT KPSS Karawang Berulang, Pengawas Ketenagakerjaan Angkat Bicara

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Dugaan pelarangan ibadah dan makan di lingkungan kerja PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten...

Nyawa Pekerja Dipertaruhkan? Proyek PT BUKWANG INDONESIA Diduga Abaikan K3, Disnaker Didesak Turun Tangan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proyek pembangunan PT BUKWANG INDONESIA yang dikerjakan kontraktor ACE kembali menjadi sorotan. Proyek...

Panja RUU Kawasan Industri Soroti Gangguan Keamanan hingga Tumpang Tindih Lahan di Karawang

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM— Sejumlah persoalan yang dinilai menghambat iklim investasi masih terjadi di kawasan industri Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Persoalan tersebut mulai dari gangguan...

Empat Perusahaan Beraktivitas di Eks Beesco Karawang, Askun Desak Pemkab Turun Tangan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Aktivitas operasional sejumlah perusahaan terpantau berlangsung di lahan bekas PT Beesco Indonesia, yang berada di Jalan Raya Karawang-Cikampek, Desa Tamelang, Kecamatan...

Dipecat karena Dituding Beri Keterangan Palsu, Dede Yadi Bongkar Dugaan Konflik di Balik PHK PT Dipsol

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan PT Dipsol Indonesia memasuki babak baru. Upaya penyelesaian melalui perundingan dan mediasi disebut belum menemukan...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Ketika Anak Muda Mulai Menjauhi Sawah, Glenmore Farm Hadir Mencetak Generasi Petani Baru

Karawang, Jawa Barat – Di tengah semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian, secercah harapan muncul dari Kabupaten Karawang. Melalui program Praktik Kerja...

Apresiasi Tanpa Batas, KERSA Berikan Reward untuk Mahasiswa yang Berdedikasi di Kebun Melon

Karawang – Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program magang di sektor pertanian dan kewirausahaan. Sebagai...

Petani Milenial Cirebon Pelajari Teknologi Agrometeorologi, Dorong Pembentukan PPTPI Daerah

CIREBON — Perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi mendorong para petani muda untuk mulai mempelajari sistem pertanian berbasis iklim. Hal tersebut terlihat dari antusiasme...

Petani Muda Karawang Dorong Pembentukan PPTPI untuk Hadapi Perubahan Iklim

KARAWANG — Kesadaran terhadap pentingnya pertanian berbasis iklim mulai tumbuh di kalangan petani muda Kabupaten Karawang. Hal itu terlihat saat dua petani milenial Karawang...

KWT Aster Lelea Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan Petani Cerdas Iklim

INDRAMAYU — Perubahan iklim yang semakin tidak menentu mendorong para petani untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dalam sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Wanita Tani...

LINGKUNGAN

Warga Cibuntu RT 09/04 Gelar Kerja Bakti Sambut Idul Fitri 1447 Hijriah

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, warga masyarakat Cibuntu RT 09/04 Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang menggelar...

Sambut Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang Gelar Syukuran dan Santunan bagi Warga Bantarkawung

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang menggelar kegiatan syukuran sekaligus berbagi rezeki kepada puluhan anak-anak...

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

Penggalian Tanah di Tegalwaru Disorot, Puluhan Truk Angkut Material hingga Tengah Malam

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Aktivitas penggalian misterius tanah merah di Kampung Cipeuteuy, Desa Citalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, menuai sorotan warga. Selain mempertanyakan legalitas...

Irfan Abdul Rasyid Buka Suara soal Limbah MBG: Ada Proses Pengolahan, Bukan Pembuangan Sembarangan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Irfan Abdul Rasyid, membantah pemberitaan yang beredar terkait dugaan pengelolaan limbah dan sampah program Makan...

MBG Bikin Resah? Limbah Dapur Diduga Cemari Permukiman, Warga Keluhkan Bau Menyengat

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat. Kali ini, bukan hanya persoalan kualitas makanan yang menjadi perhatian, tetapi juga...

Janji Pencopotan Kepala DLH Jadi Sorotan, Ade Gentong Desak Pemkab Bekasi Bertindak

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM— Dua minggu setelah audiensi Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi pada 15 Oktober 2026, kepastian penanganan dugaan penghinaan terhadap...

Komisi IV DPRD Soroti Persoalan PT Nipro, Ketenagakerjaan dan Lingkungan Jadi Perhatian

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, H. Asep Syaripudin atau di kenal Asep IB, menyoroti sejumlah persoalan yang berkaitan dengan PT Nipro...
spot_img