KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Kecelakaan kerja kembali dilaporkan terjadi di PT KPSS, perusahaan yang bergerak di bidang peleburan besi dan berlokasi di Jalan Pangkalan–Loji, Desa Taman mekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang. Peristiwa yang diduga dipicu oleh ledakan di area produksi tersebut terjadi pada Jumat, 31 Juli 2026, sekitar pukul 03.00 WIB, dan mengakibatkan dua orang pekerja mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Mandaya untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pekerja, ledakan diduga berasal dari material yang mengandung bahan peledak yang lolos dari proses penyortiran besi bekas (scrap) sebelum memasuki tahap peleburan.
“Kuat dugaan yang meledak itu adalah bahan peledak yang ikut terbawa ke dalam proses produksi. Korbannya dua orang dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mandaya,” ujar salah seorang pekerja yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Apabila informasi tersebut terbukti berdasarkan hasil investigasi resmi, insiden ini kembali memunculkan pertanyaan serius mengenai efektivitas sistem penyortiran bahan baku, pengendalian risiko produksi, serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan.
Selain dugaan lemahnya proses penyortiran material, insiden ini juga menimbulkan sorotan terhadap penerapan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi pekerja di area produksi yang memiliki tingkat risiko tinggi. Dalam industri peleburan besi, pekerja seharusnya dibekali APD sesuai standar, meliputi helm keselamatan tahan panas, kacamata atau pelindung wajah, respirator untuk menyaring debu dan gas berbahaya, pakaian tahan api, sarung tangan tahan panas, sepatu keselamatan berujung baja, serta pelindung pendengaran.
Kelengkapan APD merupakan bagian penting dari sistem perlindungan tenaga kerja guna meminimalkan risiko cedera akibat suhu ekstrem, percikan logam cair, ledakan, maupun paparan gas berbahaya selama proses peleburan berlangsung.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT KPSS belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti insiden, kondisi terkini kedua korban, maupun dugaan adanya kelalaian dalam penerapan prosedur keselamatan kerja. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan dan instansi terkait, termasuk UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan, untuk memperoleh penjelasan resmi.
ZONAINDUSTRI.COM akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru setelah terdapat keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun hasil investigasi dari instansi yang berwenang.
Penulis : jun@






