Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Kamis, November 5, 2026

Lubang Jalan Bukan Takdir—Itu Kelalaian Negara

spot_img

Maut tak selalu datang dari tabrakan besar atau kecepatan tinggi. Ia bisa muncul diam-diam dari lubang jalan yang tertutup genangan air, dari aspal terkelupas yang dibiarkan berbulan-bulan tanpa peringatan. Ironisnya, kecelakaan akibat jalan rusak masih kerap dianggap sebagai “nasib sial” pengguna jalan.

Padahal, secara hukum, kerusakan infrastruktur yang dibiarkan bukan sekadar masalah teknis. Ia bisa masuk kategori kelalaian serius penyelenggara jalan.

- Advertisement -

Akademisi Prodi Teknik Sipil Universitas Katolik Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menegaskan bahwa kerangka hukum Indonesia tidak memberi ruang bagi pembiaran jalan rusak.

Regulasi yang menjadi dasar adalah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan. Kedua aturan tersebut mewajibkan penyelenggara jalan untuk segera memperbaiki kerusakan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Jika perbaikan belum dapat dilakukan, rambu atau tanda peringatan wajib dipasang.

Berita Lainnya  Penggalian Tanah di Tegalwaru Disorot, Puluhan Truk Angkut Material hingga Tengah Malam

“Tidak ada alasan untuk absen dalam pengawasan,” tegas Djoko.

Ancaman Pidana Menanti

Kelalaian penyelenggara jalan bukan sekadar pelanggaran administratif. Pasal 273 UU LLAJ membuka pintu sanksi pidana yang tegas.

Jika pembiaran jalan rusak menyebabkan korban meninggal dunia, ancaman hukuman penjara bisa mencapai lima tahun atau denda hingga Rp120 juta. Untuk korban luka berat, ancaman satu tahun penjara atau denda Rp24 juta. Sementara luka ringan atau kerusakan kendaraan bisa berujung pidana enam bulan atau denda Rp12 juta.

Bahkan, tanpa kecelakaan pun, pejabat yang membiarkan jalan rusak tanpa rambu peringatan dapat dipidana enam bulan atau denda Rp1,5 juta.

Artinya, tanggung jawab hukum tidak berhenti di lapangan. Ia bisa menyeret pejabat sesuai kewenangannya—mulai dari Menteri Pekerjaan Umum untuk jalan nasional, Gubernur untuk jalan provinsi, hingga Bupati atau Wali Kota untuk jalan kabupaten/kota.

Berita Lainnya  MBG Bikin Resah? Limbah Dapur Diduga Cemari Permukiman, Warga Keluhkan Bau Menyengat

Curah Hujan Bongkar Kelemahan

Tingginya curah hujan pada awal 2026 kembali membuka borok lama: kualitas pemeliharaan jalan yang minim dan reaktif. Lubang muncul di banyak ruas, perbaikan tambal sulam cepat rusak, dan rambu darurat sering kali tidak terlihat.

Padahal jalan bukan hanya soal mobilitas. Ia adalah jalur logistik, akses menuju rumah sakit, sekolah, dan denyut ekonomi rakyat. Kerusakan yang dibiarkan berarti mempertaruhkan hak dasar warga atas keselamatan.

Penerangan dan Fasilitas Keselamatan Terabaikan

Persoalan keselamatan tak berhenti pada lubang jalan. Pasal 25 UU LLAJ juga mewajibkan keberadaan marka, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), fasilitas pesepeda, hingga akses bagi penyandang disabilitas.

Salah satu yang kerap diabaikan adalah Penerangan Jalan Umum (PJU). Menurut Djoko, PJU bukan sekadar estetika kota.

Berita Lainnya  Irfan Abdul Rasyid Buka Suara soal Limbah MBG: Ada Proses Pengolahan, Bukan Pembuangan Sembarangan

“Jalan yang terang menekan risiko kecelakaan dan kejahatan. Penerangan adalah bagian dari hak atas rasa aman,” ujarnya.

Masyarakat Jangan Pasrah

Publik diingatkan untuk tidak lagi memaknai kecelakaan akibat jalan rusak sebagai takdir semata. Status jalan harus diidentifikasi sebelum melapor: jalan nasional menjadi kewenangan Menteri PU, jalan provinsi tanggung jawab gubernur, dan jalan kabupaten/kota menjadi urusan kepala daerah.

Keselamatan di jalan adalah hak konstitusional warga. Ketika negara lalai menjaga infrastruktur, hukum telah menyediakan instrumen untuk meminta pertanggungjawaban.

Aspal berlubang bukan sekadar retakan di permukaan. Ia bisa menjadi retakan kepercayaan publik—dan jika dibiarkan, konsekuensinya bukan hanya korban jiwa, tetapi juga jerat pidana bagi mereka yang abai.

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

PT KPSS Kembali Disorot! Pekerja Mengaku Dilarang Ibadah dan Makan, Berujung Tak Dipanggil Kerja

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya ramai...

Polresta Karawang Buka Suara soal Kematian Karyawan PT HLI, Keluarga Buat Pernyataan Tolak Autopsi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Seorang karyawan swasta ditemukan meninggal dunia di area gudang peralatan teknisi PT HLI Green Power, Kawasan Industri KNIC, Desa Wanajaya, Kecamatan...

Presiden FSPMI Suparno: HR dan Serikat Pekerja Harus Bersinergi Bangun Hubungan Industrial Humanis

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM- Hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan humanis menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun perusahaan yang maju dan berkelanjutan. Semangat gotong...

Ahli K3 Tegaskan Ledakan PT KPSS Bukan Sekadar Musibah, Diduga Ada Kelalaian yang Harus Diusut

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Insiden ledakan tungku peleburan di PT Karawang Prima Sejahtera Steel (KPSS), Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Karawang, yang mengakibatkan dua pekerja...

CAPTURE

Dugaan Larangan Ibadah di PT KPSS Karawang Berulang, Pengawas Ketenagakerjaan Angkat Bicara

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Dugaan pelarangan ibadah dan makan di lingkungan kerja PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten...

SEPUTAR INDUSTRI

Dugaan Larangan Ibadah di PT KPSS Karawang Berulang, Pengawas Ketenagakerjaan Angkat Bicara

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Dugaan pelarangan ibadah dan makan di lingkungan kerja PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten...

Nyawa Pekerja Dipertaruhkan? Proyek PT BUKWANG INDONESIA Diduga Abaikan K3, Disnaker Didesak Turun Tangan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proyek pembangunan PT BUKWANG INDONESIA yang dikerjakan kontraktor ACE kembali menjadi sorotan. Proyek...

Panja RUU Kawasan Industri Soroti Gangguan Keamanan hingga Tumpang Tindih Lahan di Karawang

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM— Sejumlah persoalan yang dinilai menghambat iklim investasi masih terjadi di kawasan industri Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Persoalan tersebut mulai dari gangguan...

Empat Perusahaan Beraktivitas di Eks Beesco Karawang, Askun Desak Pemkab Turun Tangan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Aktivitas operasional sejumlah perusahaan terpantau berlangsung di lahan bekas PT Beesco Indonesia, yang berada di Jalan Raya Karawang-Cikampek, Desa Tamelang, Kecamatan...

Dipecat karena Dituding Beri Keterangan Palsu, Dede Yadi Bongkar Dugaan Konflik di Balik PHK PT Dipsol

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan PT Dipsol Indonesia memasuki babak baru. Upaya penyelesaian melalui perundingan dan mediasi disebut belum menemukan...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Ketika Anak Muda Mulai Menjauhi Sawah, Glenmore Farm Hadir Mencetak Generasi Petani Baru

Karawang, Jawa Barat – Di tengah semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian, secercah harapan muncul dari Kabupaten Karawang. Melalui program Praktik Kerja...

Apresiasi Tanpa Batas, KERSA Berikan Reward untuk Mahasiswa yang Berdedikasi di Kebun Melon

Karawang – Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program magang di sektor pertanian dan kewirausahaan. Sebagai...

Petani Milenial Cirebon Pelajari Teknologi Agrometeorologi, Dorong Pembentukan PPTPI Daerah

CIREBON — Perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi mendorong para petani muda untuk mulai mempelajari sistem pertanian berbasis iklim. Hal tersebut terlihat dari antusiasme...

Petani Muda Karawang Dorong Pembentukan PPTPI untuk Hadapi Perubahan Iklim

KARAWANG — Kesadaran terhadap pentingnya pertanian berbasis iklim mulai tumbuh di kalangan petani muda Kabupaten Karawang. Hal itu terlihat saat dua petani milenial Karawang...

KWT Aster Lelea Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan Petani Cerdas Iklim

INDRAMAYU — Perubahan iklim yang semakin tidak menentu mendorong para petani untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dalam sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Wanita Tani...

LINGKUNGAN

Warga Cibuntu RT 09/04 Gelar Kerja Bakti Sambut Idul Fitri 1447 Hijriah

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, warga masyarakat Cibuntu RT 09/04 Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang menggelar...

Sambut Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang Gelar Syukuran dan Santunan bagi Warga Bantarkawung

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang menggelar kegiatan syukuran sekaligus berbagi rezeki kepada puluhan anak-anak...

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

Kepala SPPG Bantah Limbah MBG Dibuang Sembarangan, Warga Bongkar Dugaan Masalah Lain: Bukan Cuma Sampah!

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Polemik pengelolaan limbah operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, kian memanas. Pernyataan Kepala Satuan...

Penggalian Tanah di Tegalwaru Disorot, Puluhan Truk Angkut Material hingga Tengah Malam

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Aktivitas penggalian misterius tanah merah di Kampung Cipeuteuy, Desa Citalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, menuai sorotan warga. Selain mempertanyakan legalitas...

Irfan Abdul Rasyid Buka Suara soal Limbah MBG: Ada Proses Pengolahan, Bukan Pembuangan Sembarangan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Irfan Abdul Rasyid, membantah pemberitaan yang beredar terkait dugaan pengelolaan limbah dan sampah program Makan...

MBG Bikin Resah? Limbah Dapur Diduga Cemari Permukiman, Warga Keluhkan Bau Menyengat

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat. Kali ini, bukan hanya persoalan kualitas makanan yang menjadi perhatian, tetapi juga...

Janji Pencopotan Kepala DLH Jadi Sorotan, Ade Gentong Desak Pemkab Bekasi Bertindak

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM— Dua minggu setelah audiensi Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi pada 15 Oktober 2026, kepastian penanganan dugaan penghinaan terhadap...
spot_img