Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Minggu, Agustus 2, 2026

Lubang Jalan Bukan Takdir—Itu Kelalaian Negara

spot_img

Maut tak selalu datang dari tabrakan besar atau kecepatan tinggi. Ia bisa muncul diam-diam dari lubang jalan yang tertutup genangan air, dari aspal terkelupas yang dibiarkan berbulan-bulan tanpa peringatan. Ironisnya, kecelakaan akibat jalan rusak masih kerap dianggap sebagai “nasib sial” pengguna jalan.

Padahal, secara hukum, kerusakan infrastruktur yang dibiarkan bukan sekadar masalah teknis. Ia bisa masuk kategori kelalaian serius penyelenggara jalan.

- Advertisement -

Akademisi Prodi Teknik Sipil Universitas Katolik Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menegaskan bahwa kerangka hukum Indonesia tidak memberi ruang bagi pembiaran jalan rusak.

Regulasi yang menjadi dasar adalah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan. Kedua aturan tersebut mewajibkan penyelenggara jalan untuk segera memperbaiki kerusakan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Jika perbaikan belum dapat dilakukan, rambu atau tanda peringatan wajib dipasang.

Berita Lainnya  FMKN Bongkar Dugaan Pengondisian Tender Proyek Miliaran di Karawang, Sosok 'Mr. President' Jadi Sorotan

“Tidak ada alasan untuk absen dalam pengawasan,” tegas Djoko.

Ancaman Pidana Menanti

Kelalaian penyelenggara jalan bukan sekadar pelanggaran administratif. Pasal 273 UU LLAJ membuka pintu sanksi pidana yang tegas.

Jika pembiaran jalan rusak menyebabkan korban meninggal dunia, ancaman hukuman penjara bisa mencapai lima tahun atau denda hingga Rp120 juta. Untuk korban luka berat, ancaman satu tahun penjara atau denda Rp24 juta. Sementara luka ringan atau kerusakan kendaraan bisa berujung pidana enam bulan atau denda Rp12 juta.

Bahkan, tanpa kecelakaan pun, pejabat yang membiarkan jalan rusak tanpa rambu peringatan dapat dipidana enam bulan atau denda Rp1,5 juta.

Artinya, tanggung jawab hukum tidak berhenti di lapangan. Ia bisa menyeret pejabat sesuai kewenangannya—mulai dari Menteri Pekerjaan Umum untuk jalan nasional, Gubernur untuk jalan provinsi, hingga Bupati atau Wali Kota untuk jalan kabupaten/kota.

Berita Lainnya  Proyek Galian Pipa PDAM di Karawang Disorot, Dugaan Pelanggaran K3 Terjadi Terang-terangan di Depan Pengawas

Curah Hujan Bongkar Kelemahan

Tingginya curah hujan pada awal 2026 kembali membuka borok lama: kualitas pemeliharaan jalan yang minim dan reaktif. Lubang muncul di banyak ruas, perbaikan tambal sulam cepat rusak, dan rambu darurat sering kali tidak terlihat.

Padahal jalan bukan hanya soal mobilitas. Ia adalah jalur logistik, akses menuju rumah sakit, sekolah, dan denyut ekonomi rakyat. Kerusakan yang dibiarkan berarti mempertaruhkan hak dasar warga atas keselamatan.

Penerangan dan Fasilitas Keselamatan Terabaikan

Persoalan keselamatan tak berhenti pada lubang jalan. Pasal 25 UU LLAJ juga mewajibkan keberadaan marka, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), fasilitas pesepeda, hingga akses bagi penyandang disabilitas.

Salah satu yang kerap diabaikan adalah Penerangan Jalan Umum (PJU). Menurut Djoko, PJU bukan sekadar estetika kota.

Berita Lainnya  FMKN Bongkar Dugaan Pengondisian Tender Proyek Miliaran di Karawang, Sosok 'Mr. President' Jadi Sorotan

“Jalan yang terang menekan risiko kecelakaan dan kejahatan. Penerangan adalah bagian dari hak atas rasa aman,” ujarnya.

Masyarakat Jangan Pasrah

Publik diingatkan untuk tidak lagi memaknai kecelakaan akibat jalan rusak sebagai takdir semata. Status jalan harus diidentifikasi sebelum melapor: jalan nasional menjadi kewenangan Menteri PU, jalan provinsi tanggung jawab gubernur, dan jalan kabupaten/kota menjadi urusan kepala daerah.

Keselamatan di jalan adalah hak konstitusional warga. Ketika negara lalai menjaga infrastruktur, hukum telah menyediakan instrumen untuk meminta pertanggungjawaban.

Aspal berlubang bukan sekadar retakan di permukaan. Ia bisa menjadi retakan kepercayaan publik—dan jika dibiarkan, konsekuensinya bukan hanya korban jiwa, tetapi juga jerat pidana bagi mereka yang abai.

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

Dugaan Pelanggaran Hak Buruh di Karawang Meluas, Ketua Karang Taruna Minta KPSS Evaluasi dan Pengawas Bergerak

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Dugaan pelanggaran hak normatif pekerja di PT. KPSS (Karawang Prima Sejahtera Steel), yang beroperasi di Jalan Pangkalan–Loji, Desa Tamanmekar, Kecamatan...

Diduga Langgar Hak Pekerja, Perusahaan di Pangkalan Karawang Disorot, UPTD Ketenagakerjaan Turun Tangan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Dugaan pelanggaran hak-hak ketenagakerjaan mencuat di salah satu perusahaan swasta yang berlokasi di Jalan Pangkalan–Loji, Kampung Kereteg, Desa Tamanmekar, Kecamatan...

Diduga Langgar Hak Pekerja, Perusahaan di Pangkalan Tak Beri Kontrak Kerja, Slip Gaji, dan Kejelasan Upah Lembur

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Sejumlah pekerja di salah satu perusahaan swasta yang berlokasi di Jalan Pangkalan–Loji, Kampung Kereteg, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang,...

HR Hangout Indonesia Serahkan Mars Resmi FORKOM HRD BEKAPURS, Simbol Persatuan dan Semangat Kolaborasi

CIKARANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Momentum Deklarasi Forum Komunikasi HRD Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Subang (FORKOM HRD BEKAPURS) di Grande Valore Hotel Cikarang semakin berkesan dengan...

CAPTURE

CATL Resmikan Proyek Pabrik Baterai di Karawang, Kapasitas 6,9 GWh Siap Dukung Industri Kendaraan Listrik

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Proyek pembangunan pabrik sel baterai kendaraan listrik berkapasitas 6,9 Gigawatt hour (GWh) per tahun yang dikembangkan PT Contemporary Amperex Technology...

SEPUTAR INDUSTRI

CATL Resmikan Proyek Pabrik Baterai di Karawang, Kapasitas 6,9 GWh Siap Dukung Industri Kendaraan Listrik

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Proyek pembangunan pabrik sel baterai kendaraan listrik berkapasitas 6,9 Gigawatt hour (GWh) per tahun yang dikembangkan PT Contemporary Amperex Technology...

Bendera Merah Putih Tak Layak Pakai Berkibar di Kawasan KNIC, Konfirmasi ke Perusahaan Belum Berhasil

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Bendera Merah Putih yang tampak rusak dan kusam masih terlihat berkibar di salah satu perusahaan swasta yang berada di kawasan Karawang...

Forkom HRD Bekapurs Resmi Dideklarasikan, Bangun Sinergi HR untuk Industri yang Lebih Kompetitif

CIKARANG   |   ZONAINDUSTRI.COM– Forum Komunikasi HRD Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Subang (Forkom HRD Bekapurs) resmi dideklarasikan di Hotel Grande Valore, Cikarang, Ahad, 19 Juli...

Praktisi HR Empat Kawasan Industri Bersatu, FORKOM HRD BEKAPURS Siap Kawal Masa Depan Ketenagakerjaan

CIKARANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Inisiatif pembentukan Forum Komunikasi (FORKOM) HRD Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Subang (BEKAPURS) berangkat dari keprihatinan atas banyaknya organisasi praktisi Human Resources...

Asosiasi HRD Karawang Nilai FORKOM HRD Jadi Momentum Penguatan Sinergi Praktisi Human Resources

CIKARANG  |  ZONAINDUSTRI.COM- Perwakilan Asosiasi HRD Karawang, Yuniarsari, menyambut positif deklarasi Forum Komunikasi HRD (FORKOM HRD) Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Subang yang digelar hari...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Ketika Anak Muda Mulai Menjauhi Sawah, Glenmore Farm Hadir Mencetak Generasi Petani Baru

Karawang, Jawa Barat – Di tengah semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian, secercah harapan muncul dari Kabupaten Karawang. Melalui program Praktik Kerja...

Apresiasi Tanpa Batas, KERSA Berikan Reward untuk Mahasiswa yang Berdedikasi di Kebun Melon

Karawang – Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program magang di sektor pertanian dan kewirausahaan. Sebagai...

Petani Milenial Cirebon Pelajari Teknologi Agrometeorologi, Dorong Pembentukan PPTPI Daerah

CIREBON — Perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi mendorong para petani muda untuk mulai mempelajari sistem pertanian berbasis iklim. Hal tersebut terlihat dari antusiasme...

Petani Muda Karawang Dorong Pembentukan PPTPI untuk Hadapi Perubahan Iklim

KARAWANG — Kesadaran terhadap pentingnya pertanian berbasis iklim mulai tumbuh di kalangan petani muda Kabupaten Karawang. Hal itu terlihat saat dua petani milenial Karawang...

KWT Aster Lelea Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan Petani Cerdas Iklim

INDRAMAYU — Perubahan iklim yang semakin tidak menentu mendorong para petani untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dalam sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Wanita Tani...

LINGKUNGAN

Warga Cibuntu RT 09/04 Gelar Kerja Bakti Sambut Idul Fitri 1447 Hijriah

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, warga masyarakat Cibuntu RT 09/04 Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang menggelar...

Sambut Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang Gelar Syukuran dan Santunan bagi Warga Bantarkawung

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang menggelar kegiatan syukuran sekaligus berbagi rezeki kepada puluhan anak-anak...

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

Proyek Galian Pipa PDAM di Karawang Disorot, Dugaan Pelanggaran K3 Terjadi Terang-terangan di Depan Pengawas

KARAWANG |  ZONAINDUSTRI.COM- Dugaan pelanggaran terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mencuat dalam pelaksanaan proyek galian pipa air bersih PDAM di ruas Jalan...

FMKN Bongkar Dugaan Pengondisian Tender Proyek Miliaran di Karawang, Sosok ‘Mr. President’ Jadi Sorotan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Dugaan adanya praktik monopoli dan pengondisian tender proyek bernilai miliaran rupiah di Kabupaten Karawang mencuat dalam audiensi antara Forum Masyarakat...

Polres Karawang Bantah Pernyataan Kades Karangligar Soal Kanit Intel, Pastikan Tak Ada Keterlibatan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM- Polres Karawang membantah keras pernyataan Kepala Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Ersim, yang mengaku telah berkoordinasi dengan seorang Kanit Intel Polres...

Pengawas Pembina SMK Karawang Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal di SMKN Pertanian Karawang

KARAWANG – Komitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan bagi peserta didik baru terus diperkuat melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah...

Tak Transparan! Nilai Anggaran Proyek Penurapan APBD 2026 Tak Dipublikasikan, Dugaan Mark-up Jadi Sorotan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Proyek penurapan saluran air di ruas Calung–Rancajulang, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, menuai sorotan publik. Baru berjalan sekitar satu bulan, pekerjaan...
spot_img