Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Minggu, Juli 5, 2026

Nepotisme, Sesat Pikir & Budaya Kuasa

spot_img

Oleh: Dr. Yosminaldi, SH.MM (Pemerhati Politik, Hukum & Demokrasi)

“Justice and power must be brought together, so that whatever is just may be powerful, and whatever is powerful may be just (Keadilan dan kekuasaan harus disatukan, sehingga apa pun yang adil dapat menjadi berkuasa, dan apa pun yang berkuasa dapat menjadi adil)” – Blaise Pascal

- Advertisement -

Dalam beberapa hari terakhir, kita disuguhkan sejumlah keputusan dan “kebijakan” mengagetkan bin mengejutkan oleh Pemerintah dan DPR – RI yang membuat banyak pro-kontra di masyarakat.

Keputusan dan “kebijakan” tersebut misalnya, masuknya Indonesia dalam keanggotaan “Board of Peace” (BOP) bentukan Trump dan beranggotakan Netanyahu namun nir perwakilan Palestine, dipilihnya Thomas Djiwandono melalui seleksi “fit and proper test” menjadi Deputy Gubernur BI, ditunjuknya Adies Kadir secara dadakan ala DPR menjadi Hakim MK (padahal sebelumnya sudah ditetapkan Inosentius Samsul secara definitif), bahkan beredar info, anak Adies Kadir akan menggantikan beliau di posisi Wakil Ketua DPR – RI mewakili Partai Golkar.

Satu lagi issue kencang yang berhembus dan cukup “menarik”, Budisatrio Djiwandono akan menggantikan Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri RI. Sebuah keputusan dan “kebijakan” yang patut menjadi parhatian, khususnya dalam hal menguatnya nepotisme di tubuh kekuasaan Presiden Prabowo.

Pertanyaannya, bagaimana sistem dan mekanisme pemilihan dan pengangkatan seseorang menjadi Pejabat publik? Apakah pemilihan, penetapan dan pengangkatan nama2 tersebut diatas sudah sesuai dengan aturan, prosedur dan mekanisme yang berlaku? Apakah Presiden sudah mendengarkan masukan dari Para Penasihat dan Orang2 terdekatnya sebelum mengambil keputusan? Apakah setiap keputusan yang sudah diambil, sudah dipikirkan secara matang konsekwensinya? Kenapa bisa memunculkan banyak pro-kontra di tengah-tengah masyarakat? Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari keputusan2 dan “kebijakan” kontroversial tersebut?

KEKUASAAN NIRKONTROL

Kekuasaan tanpa kontrol, atau sering disebut sebagai kekuasaan absolut (absolute power), menurut para ahli adalah kondisi di mana wewenang yang dimiliki seseorang atau lembaga untuk mengatur orang lain tidak dibatasi oleh aturan, prosedur, hukum, atau pengawasan pihak lain.

Menurut Lord Acton (John Dalberg-Acton) yang terkenal dengan adagium, “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely” (Kekuasaan cenderung korup, dan kekuasaan absolut pasti korup), semakin besar kekuasaan yang dimiliki tanpa kontrol, semakin rendah moralitas penguasa tersebut dan semakin rentan terhadap tindakan penyalahgunaan (korupsi).

Para Ahli politik sepakat, bahwa tanpa kontrol (checks and balances), kekuasaan cenderung disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Bahaya “Abuse of Power” alias kekuasaan tanpa kontrol, akan menghasilkan tindakan di luar prosedur hukum, di mana pemegang kekuasaan tidak lagi berfungsi sebagai pelayan publik, melainkan penguasa yang bertindak sewenang-wenang.

Kondisi ini bisa menyebabkan masyarakat kehilangan kebebasan dasar, harta benda bahkan hak asasi manusia (HAM).

Nepotisme, sesat pikir (logical fallacy), dan budaya kuasa memiliki relevansi yang sangat erat dan saling memperkuat dalam membentuk tata kelola birokrasi atau organisasi yang tidak sehat. Ketiganya menciptakan lingkaran setan: Budaya kuasa menciptakan hierarki kaku, sesat pikir digunakan untuk membenarkan tindakan nepotisme, dan nepotisme memperkokoh budaya kuasa tersebut. (Adnan Buyung Nasution et al, 1999).

Nepotisme adalah tindakan penyelenggara negara atau pemimpin yang menggunakan kekuasaannya untuk menguntungkan keluarga atau kroni, terutama dalam pengangkatan jabatan. Dampak nepotisme, menggerogoti keadilan, merusak sistem merit (prestasi), dan menciptakan inefisiensi institusi.

Sesat Pikir (Logical Fallacy) dalam sistem kekuasaan, digunakan sebagai alat pembenaran nepotisme. Pembenarannya adalah atas kesalahan penalaran yang digunakan untuk mempertahankan argumen nepotisme agar terlihat logis atau sah.

Contoh sesat pikir dalam nepotisme adalah “Appeal to Authority/Tradition”, maknanya, “Keluarga saya lebih bisa dipercaya daripada orang luar,” atau “Sudah biasa pemimpin terdahulu melakukannya”. Paradigma lain dalam nepotisme adalah “Slippery Slope”: “Jika anak/kerabat saya tidak memimpin, organisasi akan hancur”. Serta “Bandwagon Fallacy”: “Semua orang melakukannya, jadi ini tidak salah”.

Terkait variabel Budaya kuasa, dimaknai sebagai konsep kekuasaan terkonsentrasi pada segelintir elit dan cenderung hierarkis (atas-bawah/top-down).

Budaya kuasa menormalisasi kepatuhan buta. Ketika pemimpin memiliki kuasa mutlak, mereka merasa berhak memberikan posisi kepada keluarga sebagai bentuk “warisan” atau cara mempertahankan dominasi. Ini membuat nepotisme dianggap wajar sebagai bagian dari relasi kuasa.

Lingkaran setan keterkaitan nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa, memberikan ruang bagi elite untuk membuat keputusan2 dan “kebijakan2” yang kemudian dibela atau dinormalisasi di mata publik. Akibatnya, masyarakat seringkali sulit mengkritik praktik ini karena sudah dianggap sebagai “budaya” atau “hal wajar”.

Secara keseluruhan, sesat pikir adalah pembenaran (rasionalisasi) bagi nepotisme yang berakar dari budaya kuasa yang menyalahgunakan wewenang.

Disimpulkan bahwa kekuasaan tanpa kontrol, tanpa “check and balances” dan tanpa pengawasan, maka “kemutlakan” dalam pengambilan keputusan dan kebijakan2 oleh kaum berkuasa (ruling party) akan berujung kepada nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa yang memutlakan segala kepentingannya secara sepihak.

Dukungan publik atau legitimasi dalam setiap keputusan politik dan kebijakan publik Penguasa dan lembaga2 pengambil keputusan publik seperti DPR, jauh lebih strategis dibanding mempertontonkan nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa yang “berselimut” legalitas – formalisme kaku.

Berkuasa itu hanya sementara dan memiliki waktu terbatas. Namun, setiap pengambilan tindakan, keputusan dan kebijakan yang kontra dengan nalar sehat, hati nurani dan keadilan di masyarakat, akan menyisakan sikap apatis, ketidakpedulian bahkan bisa memuncak menjadi “parlemen jalanan” yang merusak stabilitas dan kredibilitas Pemerintah dan Kaum Wakil Rakyat!

Diamnya rakyat, bukan tanda setuju atau tidak peduli atas situasi dan kondisi yang ada. Bisa jadi dalam “kediaman” tersebut, menggumpal perasaan geram dan gerah yang berujung kepada tindakan2 demo/unjuk rasa yang akan merugikan kepentingan bangsa dan negara kedepan.

Alangkah lebih bijaknya nilai2 kejujuran, profesionalisme dan meritokrasi dilaksanakan secara terbuka, adil dan akuntabel di depan publik dalam setiap pemilihan, penetapan dan pengangkatan pejabat2 publik. Hal tersebut dilakukan, agar janji2 kampanye yang penuh dengan “angan2” tinggi yang penuh idealisme dan sangat normatif tersebut tidak cuma sebatas “omon-omon” kosong untuk kepentingan elektabilias semata. Jangan rakyat cuma dibutuhkan sekali dalam lima tahun alias setiap pemilu. Patut kembali diingat bahwa kekuasaan dan jabatan publik adalah mandat dan amanah rakyat yang berdaulat. Janganlah berpolitik “habis manis, sepah dibuang” alias habis pemilu, rakyat dilupakan! Prinsip dasar dan filosofi Demokrasi adalah “Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat”. Bukan “Dari rakyat, oleh partai dan untuk oligarki”.

Bekasi, 31 Januari 2026

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

Berkas Diputar Ulang, Keadilan Ditunda: Ada Apa di Balik Kasus Tatang Suhendi?

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Sengketa ketenagakerjaan antara Tatang Suhendi dan PT Galuh Citarum tak kunjung bergerak maju. Alih-alih menemukan kepastian hukum, proses yang bergulir di...

Pekerja Berhak Terima THR, Pengusaha Wajib Bayar Paling Lambat 7 Hari Sebelum Hari Raya

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan merupakan hak yang wajib diterima pekerja menjelang hari raya keagamaan. Kewajiban pemberian THR ini harus dipenuhi...

Baru 18 dari 200 LPK Terakreditasi, Disnakertrans Karawang Gelar Bimtek Akreditasi

Karawang, Zonaindustri.com – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Kamis...

Keluarga Korban Kecelakaan di Karawang Terima Manfaat Santunan BPJS Ketenagakerjaan

KARAWANG, ZONAINDUSTRI.COM– Anggota DPR RI Komisi IX, Cellica Nurrachadiana, menyerahkan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan truk tronton yang menimpa sebuah mobil sedan beberapa...

CAPTURE

Bahlil: Proyek Baterai Listrik Antam-CATL di Karawang Siap Diresmikan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pabrik ekosistem baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat, akan...

SEPUTAR INDUSTRI

Bahlil: Proyek Baterai Listrik Antam-CATL di Karawang Siap Diresmikan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pabrik ekosistem baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat, akan...

ASPHRI Inisiasi FORKOM HRD BEKAPURS, Wadah Kolaborasi Praktisi SDM Terbesar

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM- Upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antarpraktisi sumber daya manusia (Human Resources Development/HRD) di kawasan industri terbesar nasional mulai diwujudkan. Sejumlah ketua...

Prabowo Dijadwalkan Resmikan Pabrik Baterai EV CATIB di Karawang, Operasi Komersial Dimulai Juli 2026

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM— Presiden dijadwalkan meresmikan operasional pabrik baterai kendaraan listrik milik Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH)....

Proyek Strategis Nasional, Pabrik Baterai EV Karawang Siap Dukung Transisi Energi Indonesia

JAKARTA | ZONAINDUSTRI.COM- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) berbasis nikel di Karawang, Jawa Barat, segera...

ASPHRI Gelar Talk Show Nasional Bahas Pro-Kontra Permenaker Nomor 7 Tahun 2026

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM- Asosiasi Praktisi Human Resource Indonesia (ASPHRI) akan menggelar Talk Show Nasional bertajuk “Pro-Kontra Permenaker Nomor 7 Tahun 2026, Perlu Revisi?” pada...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Apresiasi Tanpa Batas, KERSA Berikan Reward untuk Mahasiswa yang Berdedikasi di Kebun Melon

Karawang – Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program magang di sektor pertanian dan kewirausahaan. Sebagai...

Petani Milenial Cirebon Pelajari Teknologi Agrometeorologi, Dorong Pembentukan PPTPI Daerah

CIREBON — Perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi mendorong para petani muda untuk mulai mempelajari sistem pertanian berbasis iklim. Hal tersebut terlihat dari antusiasme...

Petani Muda Karawang Dorong Pembentukan PPTPI untuk Hadapi Perubahan Iklim

KARAWANG — Kesadaran terhadap pentingnya pertanian berbasis iklim mulai tumbuh di kalangan petani muda Kabupaten Karawang. Hal itu terlihat saat dua petani milenial Karawang...

KWT Aster Lelea Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan Petani Cerdas Iklim

INDRAMAYU — Perubahan iklim yang semakin tidak menentu mendorong para petani untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dalam sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Wanita Tani...

Petani Milenial Karawang Ikuti Pelatihan Cerdas Iklim di BAPELTA Cianjur, Dorong Regenerasi Pertanian Modern

KARAWANG — Upaya regenerasi petani muda di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Dua petani milenial asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengikuti pelatihan petani cerdas...

LINGKUNGAN

Warga Cibuntu RT 09/04 Gelar Kerja Bakti Sambut Idul Fitri 1447 Hijriah

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, warga masyarakat Cibuntu RT 09/04 Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang menggelar...

Sambut Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang Gelar Syukuran dan Santunan bagi Warga Bantarkawung

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang menggelar kegiatan syukuran sekaligus berbagi rezeki kepada puluhan anak-anak...

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

Korwil Pendidikan Bongkar Dugaan Pungli SPMB: 31 Orang Tua Terlanjur Bayar hingga Rp500 Ribu, Sekolah Diperintahkan Kembalikan Uang

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Kepala Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan (Korwilcambidik) Kecamatan Karawang Timur, H. Nacep Jamaludin, S.Pd., mengakui menerima laporan adanya pembayaran uang hingga...

Askun Apresiasi Status Polresta, Ingatkan Polisi: Masyarakat Menunggu Bukti, Bukan Seremoni

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM- Ketua Peradi Karawang, Asep Agustian SH, MH, mengapresiasi peningkatan status Polres Karawang menjadi Polresta. Menurut pria yang akrab disapa Askun itu,...

Kantor Sepi, WhatsApp Diblokir: Benarkah Pejabat DPRKP Menghindari Tanggung Jawab?

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM- Sulitnya akses konfirmasi terhadap pejabat pemerintah kembali menjadi sorotan. Di tengah mencuatnya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kekurangan volume pekerjaan...

Daftar Borok 19 Proyek Jaling yang Rugikan Negara, BPK Ungkap Modus PRKP Karawang : Pengawas Sengaja Diabsenkan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM- Hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat atas laporan hasil pemeriksaan kepatuhan atas pengadaan barang dan jasa tahun...

Eigen Justisi Soroti Penanganan Dugaan Penipuan Mobil: Jangan Sampai Korban Bertambah

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Kuasa hukum Kepala Desa Wanasari Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, Sukarya WK, dari Kantor Hukum LBH Affandi S.H.,M.H,. yang diwakili oleh Dr....
spot_img