Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Selasa, Oktober 6, 2026

Nepotisme, Sesat Pikir & Budaya Kuasa

spot_img

Oleh: Dr. Yosminaldi, SH.MM (Pemerhati Politik, Hukum & Demokrasi)

“Justice and power must be brought together, so that whatever is just may be powerful, and whatever is powerful may be just (Keadilan dan kekuasaan harus disatukan, sehingga apa pun yang adil dapat menjadi berkuasa, dan apa pun yang berkuasa dapat menjadi adil)” – Blaise Pascal

- Advertisement -

Dalam beberapa hari terakhir, kita disuguhkan sejumlah keputusan dan “kebijakan” mengagetkan bin mengejutkan oleh Pemerintah dan DPR – RI yang membuat banyak pro-kontra di masyarakat.

Keputusan dan “kebijakan” tersebut misalnya, masuknya Indonesia dalam keanggotaan “Board of Peace” (BOP) bentukan Trump dan beranggotakan Netanyahu namun nir perwakilan Palestine, dipilihnya Thomas Djiwandono melalui seleksi “fit and proper test” menjadi Deputy Gubernur BI, ditunjuknya Adies Kadir secara dadakan ala DPR menjadi Hakim MK (padahal sebelumnya sudah ditetapkan Inosentius Samsul secara definitif), bahkan beredar info, anak Adies Kadir akan menggantikan beliau di posisi Wakil Ketua DPR – RI mewakili Partai Golkar.

Satu lagi issue kencang yang berhembus dan cukup “menarik”, Budisatrio Djiwandono akan menggantikan Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri RI. Sebuah keputusan dan “kebijakan” yang patut menjadi parhatian, khususnya dalam hal menguatnya nepotisme di tubuh kekuasaan Presiden Prabowo.

Pertanyaannya, bagaimana sistem dan mekanisme pemilihan dan pengangkatan seseorang menjadi Pejabat publik? Apakah pemilihan, penetapan dan pengangkatan nama2 tersebut diatas sudah sesuai dengan aturan, prosedur dan mekanisme yang berlaku? Apakah Presiden sudah mendengarkan masukan dari Para Penasihat dan Orang2 terdekatnya sebelum mengambil keputusan? Apakah setiap keputusan yang sudah diambil, sudah dipikirkan secara matang konsekwensinya? Kenapa bisa memunculkan banyak pro-kontra di tengah-tengah masyarakat? Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari keputusan2 dan “kebijakan” kontroversial tersebut?

KEKUASAAN NIRKONTROL

Kekuasaan tanpa kontrol, atau sering disebut sebagai kekuasaan absolut (absolute power), menurut para ahli adalah kondisi di mana wewenang yang dimiliki seseorang atau lembaga untuk mengatur orang lain tidak dibatasi oleh aturan, prosedur, hukum, atau pengawasan pihak lain.

Menurut Lord Acton (John Dalberg-Acton) yang terkenal dengan adagium, “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely” (Kekuasaan cenderung korup, dan kekuasaan absolut pasti korup), semakin besar kekuasaan yang dimiliki tanpa kontrol, semakin rendah moralitas penguasa tersebut dan semakin rentan terhadap tindakan penyalahgunaan (korupsi).

Para Ahli politik sepakat, bahwa tanpa kontrol (checks and balances), kekuasaan cenderung disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Bahaya “Abuse of Power” alias kekuasaan tanpa kontrol, akan menghasilkan tindakan di luar prosedur hukum, di mana pemegang kekuasaan tidak lagi berfungsi sebagai pelayan publik, melainkan penguasa yang bertindak sewenang-wenang.

Kondisi ini bisa menyebabkan masyarakat kehilangan kebebasan dasar, harta benda bahkan hak asasi manusia (HAM).

Nepotisme, sesat pikir (logical fallacy), dan budaya kuasa memiliki relevansi yang sangat erat dan saling memperkuat dalam membentuk tata kelola birokrasi atau organisasi yang tidak sehat. Ketiganya menciptakan lingkaran setan: Budaya kuasa menciptakan hierarki kaku, sesat pikir digunakan untuk membenarkan tindakan nepotisme, dan nepotisme memperkokoh budaya kuasa tersebut. (Adnan Buyung Nasution et al, 1999).

Nepotisme adalah tindakan penyelenggara negara atau pemimpin yang menggunakan kekuasaannya untuk menguntungkan keluarga atau kroni, terutama dalam pengangkatan jabatan. Dampak nepotisme, menggerogoti keadilan, merusak sistem merit (prestasi), dan menciptakan inefisiensi institusi.

Sesat Pikir (Logical Fallacy) dalam sistem kekuasaan, digunakan sebagai alat pembenaran nepotisme. Pembenarannya adalah atas kesalahan penalaran yang digunakan untuk mempertahankan argumen nepotisme agar terlihat logis atau sah.

Contoh sesat pikir dalam nepotisme adalah “Appeal to Authority/Tradition”, maknanya, “Keluarga saya lebih bisa dipercaya daripada orang luar,” atau “Sudah biasa pemimpin terdahulu melakukannya”. Paradigma lain dalam nepotisme adalah “Slippery Slope”: “Jika anak/kerabat saya tidak memimpin, organisasi akan hancur”. Serta “Bandwagon Fallacy”: “Semua orang melakukannya, jadi ini tidak salah”.

Terkait variabel Budaya kuasa, dimaknai sebagai konsep kekuasaan terkonsentrasi pada segelintir elit dan cenderung hierarkis (atas-bawah/top-down).

Budaya kuasa menormalisasi kepatuhan buta. Ketika pemimpin memiliki kuasa mutlak, mereka merasa berhak memberikan posisi kepada keluarga sebagai bentuk “warisan” atau cara mempertahankan dominasi. Ini membuat nepotisme dianggap wajar sebagai bagian dari relasi kuasa.

Lingkaran setan keterkaitan nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa, memberikan ruang bagi elite untuk membuat keputusan2 dan “kebijakan2” yang kemudian dibela atau dinormalisasi di mata publik. Akibatnya, masyarakat seringkali sulit mengkritik praktik ini karena sudah dianggap sebagai “budaya” atau “hal wajar”.

Secara keseluruhan, sesat pikir adalah pembenaran (rasionalisasi) bagi nepotisme yang berakar dari budaya kuasa yang menyalahgunakan wewenang.

Disimpulkan bahwa kekuasaan tanpa kontrol, tanpa “check and balances” dan tanpa pengawasan, maka “kemutlakan” dalam pengambilan keputusan dan kebijakan2 oleh kaum berkuasa (ruling party) akan berujung kepada nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa yang memutlakan segala kepentingannya secara sepihak.

Dukungan publik atau legitimasi dalam setiap keputusan politik dan kebijakan publik Penguasa dan lembaga2 pengambil keputusan publik seperti DPR, jauh lebih strategis dibanding mempertontonkan nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa yang “berselimut” legalitas – formalisme kaku.

Berkuasa itu hanya sementara dan memiliki waktu terbatas. Namun, setiap pengambilan tindakan, keputusan dan kebijakan yang kontra dengan nalar sehat, hati nurani dan keadilan di masyarakat, akan menyisakan sikap apatis, ketidakpedulian bahkan bisa memuncak menjadi “parlemen jalanan” yang merusak stabilitas dan kredibilitas Pemerintah dan Kaum Wakil Rakyat!

Diamnya rakyat, bukan tanda setuju atau tidak peduli atas situasi dan kondisi yang ada. Bisa jadi dalam “kediaman” tersebut, menggumpal perasaan geram dan gerah yang berujung kepada tindakan2 demo/unjuk rasa yang akan merugikan kepentingan bangsa dan negara kedepan.

Alangkah lebih bijaknya nilai2 kejujuran, profesionalisme dan meritokrasi dilaksanakan secara terbuka, adil dan akuntabel di depan publik dalam setiap pemilihan, penetapan dan pengangkatan pejabat2 publik. Hal tersebut dilakukan, agar janji2 kampanye yang penuh dengan “angan2” tinggi yang penuh idealisme dan sangat normatif tersebut tidak cuma sebatas “omon-omon” kosong untuk kepentingan elektabilias semata. Jangan rakyat cuma dibutuhkan sekali dalam lima tahun alias setiap pemilu. Patut kembali diingat bahwa kekuasaan dan jabatan publik adalah mandat dan amanah rakyat yang berdaulat. Janganlah berpolitik “habis manis, sepah dibuang” alias habis pemilu, rakyat dilupakan! Prinsip dasar dan filosofi Demokrasi adalah “Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat”. Bukan “Dari rakyat, oleh partai dan untuk oligarki”.

Bekasi, 31 Januari 2026

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

PT KPSS Kembali Disorot! Pekerja Mengaku Dilarang Ibadah dan Makan, Berujung Tak Dipanggil Kerja

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya ramai...

Polresta Karawang Buka Suara soal Kematian Karyawan PT HLI, Keluarga Buat Pernyataan Tolak Autopsi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Seorang karyawan swasta ditemukan meninggal dunia di area gudang peralatan teknisi PT HLI Green Power, Kawasan Industri KNIC, Desa Wanajaya, Kecamatan...

Presiden FSPMI Suparno: HR dan Serikat Pekerja Harus Bersinergi Bangun Hubungan Industrial Humanis

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM- Hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan humanis menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun perusahaan yang maju dan berkelanjutan. Semangat gotong...

Ahli K3 Tegaskan Ledakan PT KPSS Bukan Sekadar Musibah, Diduga Ada Kelalaian yang Harus Diusut

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Insiden ledakan tungku peleburan di PT Karawang Prima Sejahtera Steel (KPSS), Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Karawang, yang mengakibatkan dua pekerja...

CAPTURE

Empat Perusahaan Beraktivitas di Eks Beesco Karawang, Askun Desak Pemkab Turun Tangan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Aktivitas operasional sejumlah perusahaan terpantau berlangsung di lahan bekas PT Beesco Indonesia, yang berada di Jalan Raya Karawang-Cikampek, Desa Tamelang, Kecamatan...

SEPUTAR INDUSTRI

Empat Perusahaan Beraktivitas di Eks Beesco Karawang, Askun Desak Pemkab Turun Tangan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Aktivitas operasional sejumlah perusahaan terpantau berlangsung di lahan bekas PT Beesco Indonesia, yang berada di Jalan Raya Karawang-Cikampek, Desa Tamelang, Kecamatan...

Dipecat karena Dituding Beri Keterangan Palsu, Dede Yadi Bongkar Dugaan Konflik di Balik PHK PT Dipsol

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan PT Dipsol Indonesia memasuki babak baru. Upaya penyelesaian melalui perundingan dan mediasi disebut belum menemukan...

Kematian Karyawan PT HLI Dipertanyakan, Ketua Karang Taruna Wanajaya Soroti Proses Evakuasi dan Penolakan Autopsi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Kematian seorang karyawan PT HLI Green Power di kawasan Industri KNIC, Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, masih menyisakan...

Pekerja PT HLI Green Power Dikabarkan Tewas, Polisi dan Perusahaan Bungkam: Bunuh Diri atau Kecelakaan Kerja?

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Kematian seorang pekerja di lingkungan PT HLI Green Power, kawasan Karawang New Industry City (KNIC), Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat,...

Insiden Misterius di PT HLI Green Power, Pekerja Diduga Tewas: Kecelakaan Kerja atau Bunuh Diri?

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Informasi mengenai seorang pekerja yang diduga meninggal dunia dalam sebuah insiden di area gudang peralatan teknisi PT HLI Green Power,...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Ketika Anak Muda Mulai Menjauhi Sawah, Glenmore Farm Hadir Mencetak Generasi Petani Baru

Karawang, Jawa Barat – Di tengah semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian, secercah harapan muncul dari Kabupaten Karawang. Melalui program Praktik Kerja...

Apresiasi Tanpa Batas, KERSA Berikan Reward untuk Mahasiswa yang Berdedikasi di Kebun Melon

Karawang – Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program magang di sektor pertanian dan kewirausahaan. Sebagai...

Petani Milenial Cirebon Pelajari Teknologi Agrometeorologi, Dorong Pembentukan PPTPI Daerah

CIREBON — Perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi mendorong para petani muda untuk mulai mempelajari sistem pertanian berbasis iklim. Hal tersebut terlihat dari antusiasme...

Petani Muda Karawang Dorong Pembentukan PPTPI untuk Hadapi Perubahan Iklim

KARAWANG — Kesadaran terhadap pentingnya pertanian berbasis iklim mulai tumbuh di kalangan petani muda Kabupaten Karawang. Hal itu terlihat saat dua petani milenial Karawang...

KWT Aster Lelea Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan Petani Cerdas Iklim

INDRAMAYU — Perubahan iklim yang semakin tidak menentu mendorong para petani untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dalam sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Wanita Tani...

LINGKUNGAN

Warga Cibuntu RT 09/04 Gelar Kerja Bakti Sambut Idul Fitri 1447 Hijriah

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, warga masyarakat Cibuntu RT 09/04 Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang menggelar...

Sambut Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang Gelar Syukuran dan Santunan bagi Warga Bantarkawung

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang menggelar kegiatan syukuran sekaligus berbagi rezeki kepada puluhan anak-anak...

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

Kapolri Berganti, Tagline Polri Berubah, IWOI Karawang Berharap Pelayanan dan Penegakan Hukum Makin Humanis

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM— Pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapat perhatian dari Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Karawang. Ketua IWOI Kabupaten...

Kecelakaan Maut di Jalan Transheksa, Pengendara Scoopy Meninggal Usai Tabrak Petikemas

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM— Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Transheksa, Kabupaten Karawang, Kamis (3/10/2026) sekitar pukul 16.20 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda...

Ruat Laut Nelayan Blanakan ke-59, Ratusan Kapal Iringi Prosesi Pelarungan Dondang ke Laut Jawa

SUBANG  |  ZONAINDUSTRI.COM- Tradisi Ruat Laut Nelayan Blanakan ke-59 berlangsung meriah di kawasan KUD Mandiri Mina Fajar Sidik, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Minggu (27/9/2026). Kegiatan tahunan...

FIKES UNSIKA dan NPCI Karawang Kolaborasi Terapkan Sport Science Hadapi PEPARDA 2026

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Nasional Paralimpik Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Karawang menggandeng Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) dalam...

Polemik Lahan Hutan Produksi di Karawang, Askun Soroti Dugaan Penerbitan HGB di Kawasan KIIC

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) di Kantor ATR/BPN Karawang pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat...
spot_img