Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Selasa, November 3, 2026

Dampak Perang Iran-Israel, Kemenperin Pacu Efisiensi Energi dan Hilirisasi Industri Nasional

spot_img

ZONAINDUSTRI.COM | Eskalasi konflik militer antara Iran dan Israel memicu gangguan besar pada pasar global, khususnya sektor energi, logistik, dan rantai pasok bahan baku industri. Indonesia, sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan populasi keempat terbesar di dunia, sangat rentan terhadap gejolak tersebut.

“Konflik ini memberikan tekanan serius terhadap sektor manufaktur nasional, termasuk risiko kenaikan biaya produksi, logistik, dan penurunan permintaan ekspor,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (17/6).

- Advertisement -

Krisis Energi Global dan Imbas ke Industri

Timur Tengah menyumbang hampir 30% produksi minyak dunia. Gangguan produksi Iran yang mencapai 3,2 juta barel per hari, ditambah ancaman penutupan Selat Hormuz—jalur vital pasokan energi global—mendorong volatilitas harga energi. Harga minyak Brent kini berfluktuasi antara USD 73 hingga USD 92 per barel, dengan proyeksi kenaikan 15–20% pada 2025.

Agus menegaskan pentingnya efisiensi energi di sektor industri. “Energi bukan hanya sumber daya, tetapi juga bahan baku utama dalam produksi. Karena itu, industri perlu lebih efisien dan mulai mengandalkan energi domestik, termasuk energi terbarukan seperti bioenergi, panas bumi, dan limbah industri,” tegasnya.

Ia menambahkan, diversifikasi sumber energi menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil impor, terutama dari kawasan rawan konflik.

Ketahanan Rantai Pasok dan Logistik

Kementerian Perindustrian juga mencermati dampak serius terhadap rantai pasok global. Gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz dan Terusan Suez telah menyebabkan pengalihan rute via Tanjung Harapan, menambah waktu tempuh 10–15 hari dan meningkatkan biaya kontainer hingga 200%.

Industri otomotif dan elektronik Indonesia, yang mengandalkan 65% komponen impor, kini menghadapi kelangkaan semikonduktor dengan waktu tunggu hingga 26 minggu. Potensi kerugian ekspor diperkirakan mencapai USD 500 juta.

Sektor tekstil dan alas kaki mengalami penyusutan margin laba 5–7% akibat kenaikan biaya logistik. Di sisi lain, sektor nikel dan baja nasional, yang penting bagi transisi energi global, menghadapi kenaikan biaya angkut batu bara hingga 20% dan potensi kerugian ekspor mencapai USD 1,2 miliar.

Strategi Hilirisasi dan Kedaulatan Industri

Menghadapi ketidakpastian global, Menperin menekankan pentingnya hilirisasi industri sebagai jawaban strategis.

“Tidak cukup hanya efisien, industri kita juga harus mandiri. Hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga memperkuat kedaulatan energi dan pangan nasional,” ujar Agus.

Ia juga mendorong industri manufaktur untuk menghasilkan produk yang mendukung ketahanan energi, seperti mesin pembangkit dan komponen energi terbarukan. Di sisi pangan, hilirisasi sektor agro diharapkan dapat menekan ketergantungan pada bahan pangan dan input impor yang kini rentan terhadap gangguan logistik dan inflasi global.

Ketahanan Nilai Tukar dan Solusi Fiskal

Gejolak nilai tukar menjadi tantangan tambahan yang menekan biaya input produksi dan daya saing ekspor. Menperin mengimbau pelaku industri memanfaatkan skema Local Currency Settlement (LCS) dari Bank Indonesia dengan negara mitra, sebagai upaya mitigasi risiko fluktuasi mata uang asing.

Pemerintah, lanjut Agus, siap memberikan berbagai bentuk dukungan seperti insentif, fasilitasi investasi, dan kebijakan fiskal untuk mempercepat transformasi industri ke arah yang lebih mandiri dan tangguh.

Peluang di Tengah Tantangan

Meski dihantui tantangan, Indonesia juga melihat peluang dari perubahan lanskap global. Misalnya, strategi friend-shoring oleh negara-negara Barat dapat membuka peluang investasi bagi Indonesia, terutama sebagai pemasok nikel dunia—yang menyumbang 40% kebutuhan global untuk baterai kendaraan listrik.

Namun, Indonesia juga harus siap menghadapi tantangan non-tarif seperti mekanisme CBAM (Carbon Border Adjustment Mechanism) dari Uni Eropa yang dapat menambah beban biaya hingga 12% bagi eksportir.

Selain itu, sektor pangan juga menghadapi risiko pasokan pupuk berbasis NPK, dengan 64% bahan baku fosfat berasal dari Mesir dan kawasan Timur Tengah.

Menutup Ketergantungan, Membuka Peluang

“Situasi ini justru menjadi momen penting bagi Indonesia untuk menutup ketergantungan pada impor dan membuka jalan menuju kemandirian industri,” pungkas Agus.

Ia menekankan bahwa ketahanan energi dan pangan bukan hanya tanggung jawab sektor primer, tetapi juga menjadi tugas utama sektor industri, khususnya manufaktur, sebagai garda terdepan perekonomian nasional.

(Kemenperin.go.id)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

PT KPSS Kembali Disorot! Pekerja Mengaku Dilarang Ibadah dan Makan, Berujung Tak Dipanggil Kerja

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya ramai...

Polresta Karawang Buka Suara soal Kematian Karyawan PT HLI, Keluarga Buat Pernyataan Tolak Autopsi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Seorang karyawan swasta ditemukan meninggal dunia di area gudang peralatan teknisi PT HLI Green Power, Kawasan Industri KNIC, Desa Wanajaya, Kecamatan...

Presiden FSPMI Suparno: HR dan Serikat Pekerja Harus Bersinergi Bangun Hubungan Industrial Humanis

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM- Hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan humanis menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun perusahaan yang maju dan berkelanjutan. Semangat gotong...

Ahli K3 Tegaskan Ledakan PT KPSS Bukan Sekadar Musibah, Diduga Ada Kelalaian yang Harus Diusut

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Insiden ledakan tungku peleburan di PT Karawang Prima Sejahtera Steel (KPSS), Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan, Karawang, yang mengakibatkan dua pekerja...

CAPTURE

Dugaan Larangan Ibadah di PT KPSS Karawang Berulang, Pengawas Ketenagakerjaan Angkat Bicara

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Dugaan pelarangan ibadah dan makan di lingkungan kerja PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten...

SEPUTAR INDUSTRI

Dugaan Larangan Ibadah di PT KPSS Karawang Berulang, Pengawas Ketenagakerjaan Angkat Bicara

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Dugaan pelarangan ibadah dan makan di lingkungan kerja PT KPSS yang berlokasi di Kampung Kereteg, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten...

Nyawa Pekerja Dipertaruhkan? Proyek PT BUKWANG INDONESIA Diduga Abaikan K3, Disnaker Didesak Turun Tangan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proyek pembangunan PT BUKWANG INDONESIA yang dikerjakan kontraktor ACE kembali menjadi sorotan. Proyek...

Panja RUU Kawasan Industri Soroti Gangguan Keamanan hingga Tumpang Tindih Lahan di Karawang

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM— Sejumlah persoalan yang dinilai menghambat iklim investasi masih terjadi di kawasan industri Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Persoalan tersebut mulai dari gangguan...

Empat Perusahaan Beraktivitas di Eks Beesco Karawang, Askun Desak Pemkab Turun Tangan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Aktivitas operasional sejumlah perusahaan terpantau berlangsung di lahan bekas PT Beesco Indonesia, yang berada di Jalan Raya Karawang-Cikampek, Desa Tamelang, Kecamatan...

Dipecat karena Dituding Beri Keterangan Palsu, Dede Yadi Bongkar Dugaan Konflik di Balik PHK PT Dipsol

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan PT Dipsol Indonesia memasuki babak baru. Upaya penyelesaian melalui perundingan dan mediasi disebut belum menemukan...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Ketika Anak Muda Mulai Menjauhi Sawah, Glenmore Farm Hadir Mencetak Generasi Petani Baru

Karawang, Jawa Barat – Di tengah semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian, secercah harapan muncul dari Kabupaten Karawang. Melalui program Praktik Kerja...

Apresiasi Tanpa Batas, KERSA Berikan Reward untuk Mahasiswa yang Berdedikasi di Kebun Melon

Karawang – Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program magang di sektor pertanian dan kewirausahaan. Sebagai...

Petani Milenial Cirebon Pelajari Teknologi Agrometeorologi, Dorong Pembentukan PPTPI Daerah

CIREBON — Perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi mendorong para petani muda untuk mulai mempelajari sistem pertanian berbasis iklim. Hal tersebut terlihat dari antusiasme...

Petani Muda Karawang Dorong Pembentukan PPTPI untuk Hadapi Perubahan Iklim

KARAWANG — Kesadaran terhadap pentingnya pertanian berbasis iklim mulai tumbuh di kalangan petani muda Kabupaten Karawang. Hal itu terlihat saat dua petani milenial Karawang...

KWT Aster Lelea Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan Petani Cerdas Iklim

INDRAMAYU — Perubahan iklim yang semakin tidak menentu mendorong para petani untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dalam sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Wanita Tani...

LINGKUNGAN

Warga Cibuntu RT 09/04 Gelar Kerja Bakti Sambut Idul Fitri 1447 Hijriah

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, warga masyarakat Cibuntu RT 09/04 Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang menggelar...

Sambut Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang Gelar Syukuran dan Santunan bagi Warga Bantarkawung

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang menggelar kegiatan syukuran sekaligus berbagi rezeki kepada puluhan anak-anak...

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

Penggalian Tanah di Tegalwaru Disorot, Puluhan Truk Angkut Material hingga Tengah Malam

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Aktivitas penggalian misterius tanah merah di Kampung Cipeuteuy, Desa Citalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, menuai sorotan warga. Selain mempertanyakan legalitas...

Irfan Abdul Rasyid Buka Suara soal Limbah MBG: Ada Proses Pengolahan, Bukan Pembuangan Sembarangan

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Irfan Abdul Rasyid, membantah pemberitaan yang beredar terkait dugaan pengelolaan limbah dan sampah program Makan...

MBG Bikin Resah? Limbah Dapur Diduga Cemari Permukiman, Warga Keluhkan Bau Menyengat

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat. Kali ini, bukan hanya persoalan kualitas makanan yang menjadi perhatian, tetapi juga...

Janji Pencopotan Kepala DLH Jadi Sorotan, Ade Gentong Desak Pemkab Bekasi Bertindak

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM— Dua minggu setelah audiensi Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi pada 15 Oktober 2026, kepastian penanganan dugaan penghinaan terhadap...

Komisi IV DPRD Soroti Persoalan PT Nipro, Ketenagakerjaan dan Lingkungan Jadi Perhatian

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM— Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, H. Asep Syaripudin atau di kenal Asep IB, menyoroti sejumlah persoalan yang berkaitan dengan PT Nipro...
spot_img