KARAWANG — Langkah tegas namun terukur ditunjukkan Aliansi Ormas Islam Karawang. Sabtu malam (28/3/2026), Ketua Aliansi, Gus Iman, bersama Divisi Advokasi Febry Ramadhan turun langsung melakukan inspeksi ke lokasi Theatre Nightmart di kawasan Tuparev.
Kedatangan mereka bukan sekadar simbolik. Pantauan dilakukan untuk memastikan bahwa operasional tempat hiburan tersebut tidak melenceng dari aturan hukum dan norma sosial yang berlaku di Kabupaten Karawang.
Fokus utama pengawasan tertuju pada dua isu krusial: peredaran minuman keras dan aktivitas hiburan yang berpotensi melanggar norma kesusilaan.
“Kami bukan ingin menutup usaha, tapi memastikan tidak ada pelanggaran. Hiburan boleh, tapi harus ada batas yang jelas,” tegas Gus Iman di lokasi.
Dari hasil pemantauan sementara, tim tidak menemukan indikasi penjualan minuman keras maupun keberadaan Lady Companion (LC). Temuan ini menjadi catatan positif, namun bukan berarti pengawasan akan berhenti.
Aliansi menegaskan, kontrol sosial akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban dan nilai moral masyarakat Karawang.
“Hari ini aman, tapi kami akan terus cek. Konsistensi itu yang kami uji,” lanjutnya.
Di sisi lain, Gus Iman juga memberikan sinyal terbuka kepada pengelola usaha. Selama komitmen yang telah disepakati tetap dijaga—tidak ada miras, tidak ada unsur pornografi, dan tidak memicu keresahan—maka keberadaan Theatre Nightmart tidak akan dipersoalkan.
Namun, ia mengingatkan bahwa toleransi tersebut bukan tanpa batas.
“Kalau aturan dilanggar, kami tidak akan tinggal diam. Ini soal tanggung jawab sosial,” ujarnya dengan nada tegas.
Theatre Nightmart sendiri diketahui dikelola oleh seorang pengusaha bernama Nando. Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil inspeksi tersebut.
Langkah Aliansi Ormas Islam Karawang ini menegaskan satu hal: pengawasan terhadap tempat hiburan kini semakin ketat. Bukan untuk mematikan usaha, tetapi memastikan bahwa roda ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan nilai-nilai sosial dan norma masyarakat.
Pesan Keras untuk Nightmart: Ikuti Aturan atau Hadapi Konsekuensi!”
Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.






