KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Kabupaten Karawang menyatakan kesiapan penuh untuk menggelar aksi solidaritas di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Jumat (27/2/2026). Kepastian itu disampaikan dalam rapat internal yang digelar di salah satu lapak kopi di Karawang, Kamis (26/2/2026) malam.
Ketua IWOI DPD Kabupaten Karawang, Syuhada Wisastra, menegaskan bahwa seluruh langkah organisasi tetap berada di bawah arahan Ketua Umum.

“Pergerakan yang saya lakukan tetap di bawah kendali Ketua Umum. Keputusan final menunggu instruksi beliau,” tegas Syuhada saat membuka rapat.
Syuhada mengungkapkan, sejak siang hari aparat kepolisian melalui jajaran intel telah mendatangi kantor IWOI untuk memantau situasi. Sejumlah tokoh juga disebut aktif menghubungi pihaknya, namun ia menegaskan belum mengambil keputusan apa pun secara pribadi.
“Saya hanya menerima dan menyampaikan. Saya tidak bisa memutuskan apa pun,” ujarnya.
Instruksi Ketua Umum
Arahan lanjutan disampaikan Ketua Umum IWO Indonesia, NR Icang Rahardian. Ia menyebut seluruh perangkat aksi telah dipersiapkan, termasuk kehadiran peserta dari berbagai daerah yang mulai berdatangan ke Karawang. Dua hotel disiapkan sebagai basis koordinasi.
Sejumlah keputusan yang diumumkan antara lain:
Titik kumpul dipindah ke depan Pemda Karawang
Aksi utama digelar di depan Unsika mulai pukul 16.00 WIB
Logistik 200–500 nasi box disiapkan
Sound system dan panggung telah dibayar
Dua artis dan perangkat musik tradisional turut disiapkan
“Kegiatan solidaritas ini tidak minta bantuan sepeser pun dari siapa pun,” tegas Icang.
Tuntutan dan Peringatan
Pada awalnya, tuntutan yang disuarakan disebut berupa pengakuan kesalahan dan permintaan maaf dari pihak kampus. Namun dalam rapat tersebut, Icang menyampaikan kemungkinan eskalasi apabila respons dari Unsika dinilai tidak memadai.
“Kalau sampai kita tongkrongin dan mereka masih tidak merespons, saya sudah komunikasi dengan Pak Menteri. Persoalan ini akan saya buat lebih ramai,” ujarnya.
Ia juga mengklaim pihaknya mengantongi dugaan penyimpangan dana dalam jumlah besar yang belum dipublikasikan.
“Ada hal yang lebih serius yang kami miliki. Ada dugaan penyimpangan uang besar yang hari ini belum kami buka,” katanya.
Opsi Aksi Berlanjut
IWOI menyatakan telah menyiapkan skenario lanjutan apabila hingga batas waktu tertentu tidak ada tanggapan dari pihak kampus.
“Kalau besok jam 12 tidak ada pergerakan dari Unsika, jam 4 kita duduki sampai subuh,” kata Icang.
Logistik untuk kebutuhan berbuka puasa hingga sahur disebut telah diamankan dari sejumlah rumah makan di Karawang.
Aparat Lakukan Pemantauan
Kehadiran aparat intel dari Polres dan Polsek setempat yang memantau situasi menunjukkan rencana aksi tersebut telah masuk radar pengamanan. Dengan potensi kehadiran massa lintas daerah dan lokasi aksi di jalur utama depan kampus, arus lalu lintas di sekitar kawasan Unsika diperkirakan terdampak.
Menanti Sikap Unsika
Kini perhatian publik tertuju pada respons pihak Unsika. Jika permintaan maaf atau klarifikasi disampaikan sebelum tenggat, situasi berpeluang mereda. Namun jika tidak, IWOI menyatakan siap menggelar aksi besar dan membuka dugaan yang mereka klaim miliki.
Perkembangan situasi ini menjadi ujian komunikasi krisis bagi pihak kampus sekaligus perhatian publik di Karawang.
Penulis: jun@






