Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Sabtu, Januari 31, 2026

Nepotisme, Sesat Pikir & Budaya Kuasa

spot_img

Oleh: Dr. Yosminaldi, SH.MM (Pemerhati Politik, Hukum & Demokrasi)

“Justice and power must be brought together, so that whatever is just may be powerful, and whatever is powerful may be just (Keadilan dan kekuasaan harus disatukan, sehingga apa pun yang adil dapat menjadi berkuasa, dan apa pun yang berkuasa dapat menjadi adil)” – Blaise Pascal

- Advertisement -

Dalam beberapa hari terakhir, kita disuguhkan sejumlah keputusan dan “kebijakan” mengagetkan bin mengejutkan oleh Pemerintah dan DPR – RI yang membuat banyak pro-kontra di masyarakat.

Keputusan dan “kebijakan” tersebut misalnya, masuknya Indonesia dalam keanggotaan “Board of Peace” (BOP) bentukan Trump dan beranggotakan Netanyahu namun nir perwakilan Palestine, dipilihnya Thomas Djiwandono melalui seleksi “fit and proper test” menjadi Deputy Gubernur BI, ditunjuknya Adies Kadir secara dadakan ala DPR menjadi Hakim MK (padahal sebelumnya sudah ditetapkan Inosentius Samsul secara definitif), bahkan beredar info, anak Adies Kadir akan menggantikan beliau di posisi Wakil Ketua DPR – RI mewakili Partai Golkar.

Satu lagi issue kencang yang berhembus dan cukup “menarik”, Budisatrio Djiwandono akan menggantikan Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri RI. Sebuah keputusan dan “kebijakan” yang patut menjadi parhatian, khususnya dalam hal menguatnya nepotisme di tubuh kekuasaan Presiden Prabowo.

Pertanyaannya, bagaimana sistem dan mekanisme pemilihan dan pengangkatan seseorang menjadi Pejabat publik? Apakah pemilihan, penetapan dan pengangkatan nama2 tersebut diatas sudah sesuai dengan aturan, prosedur dan mekanisme yang berlaku? Apakah Presiden sudah mendengarkan masukan dari Para Penasihat dan Orang2 terdekatnya sebelum mengambil keputusan? Apakah setiap keputusan yang sudah diambil, sudah dipikirkan secara matang konsekwensinya? Kenapa bisa memunculkan banyak pro-kontra di tengah-tengah masyarakat? Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari keputusan2 dan “kebijakan” kontroversial tersebut?

KEKUASAAN NIRKONTROL

Kekuasaan tanpa kontrol, atau sering disebut sebagai kekuasaan absolut (absolute power), menurut para ahli adalah kondisi di mana wewenang yang dimiliki seseorang atau lembaga untuk mengatur orang lain tidak dibatasi oleh aturan, prosedur, hukum, atau pengawasan pihak lain.

Menurut Lord Acton (John Dalberg-Acton) yang terkenal dengan adagium, “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely” (Kekuasaan cenderung korup, dan kekuasaan absolut pasti korup), semakin besar kekuasaan yang dimiliki tanpa kontrol, semakin rendah moralitas penguasa tersebut dan semakin rentan terhadap tindakan penyalahgunaan (korupsi).

Para Ahli politik sepakat, bahwa tanpa kontrol (checks and balances), kekuasaan cenderung disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Bahaya “Abuse of Power” alias kekuasaan tanpa kontrol, akan menghasilkan tindakan di luar prosedur hukum, di mana pemegang kekuasaan tidak lagi berfungsi sebagai pelayan publik, melainkan penguasa yang bertindak sewenang-wenang.

Kondisi ini bisa menyebabkan masyarakat kehilangan kebebasan dasar, harta benda bahkan hak asasi manusia (HAM).

Nepotisme, sesat pikir (logical fallacy), dan budaya kuasa memiliki relevansi yang sangat erat dan saling memperkuat dalam membentuk tata kelola birokrasi atau organisasi yang tidak sehat. Ketiganya menciptakan lingkaran setan: Budaya kuasa menciptakan hierarki kaku, sesat pikir digunakan untuk membenarkan tindakan nepotisme, dan nepotisme memperkokoh budaya kuasa tersebut. (Adnan Buyung Nasution et al, 1999).

Nepotisme adalah tindakan penyelenggara negara atau pemimpin yang menggunakan kekuasaannya untuk menguntungkan keluarga atau kroni, terutama dalam pengangkatan jabatan. Dampak nepotisme, menggerogoti keadilan, merusak sistem merit (prestasi), dan menciptakan inefisiensi institusi.

Sesat Pikir (Logical Fallacy) dalam sistem kekuasaan, digunakan sebagai alat pembenaran nepotisme. Pembenarannya adalah atas kesalahan penalaran yang digunakan untuk mempertahankan argumen nepotisme agar terlihat logis atau sah.

Contoh sesat pikir dalam nepotisme adalah “Appeal to Authority/Tradition”, maknanya, “Keluarga saya lebih bisa dipercaya daripada orang luar,” atau “Sudah biasa pemimpin terdahulu melakukannya”. Paradigma lain dalam nepotisme adalah “Slippery Slope”: “Jika anak/kerabat saya tidak memimpin, organisasi akan hancur”. Serta “Bandwagon Fallacy”: “Semua orang melakukannya, jadi ini tidak salah”.

Terkait variabel Budaya kuasa, dimaknai sebagai konsep kekuasaan terkonsentrasi pada segelintir elit dan cenderung hierarkis (atas-bawah/top-down).

Budaya kuasa menormalisasi kepatuhan buta. Ketika pemimpin memiliki kuasa mutlak, mereka merasa berhak memberikan posisi kepada keluarga sebagai bentuk “warisan” atau cara mempertahankan dominasi. Ini membuat nepotisme dianggap wajar sebagai bagian dari relasi kuasa.

Lingkaran setan keterkaitan nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa, memberikan ruang bagi elite untuk membuat keputusan2 dan “kebijakan2” yang kemudian dibela atau dinormalisasi di mata publik. Akibatnya, masyarakat seringkali sulit mengkritik praktik ini karena sudah dianggap sebagai “budaya” atau “hal wajar”.

Secara keseluruhan, sesat pikir adalah pembenaran (rasionalisasi) bagi nepotisme yang berakar dari budaya kuasa yang menyalahgunakan wewenang.

Disimpulkan bahwa kekuasaan tanpa kontrol, tanpa “check and balances” dan tanpa pengawasan, maka “kemutlakan” dalam pengambilan keputusan dan kebijakan2 oleh kaum berkuasa (ruling party) akan berujung kepada nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa yang memutlakan segala kepentingannya secara sepihak.

Dukungan publik atau legitimasi dalam setiap keputusan politik dan kebijakan publik Penguasa dan lembaga2 pengambil keputusan publik seperti DPR, jauh lebih strategis dibanding mempertontonkan nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa yang “berselimut” legalitas – formalisme kaku.

Berkuasa itu hanya sementara dan memiliki waktu terbatas. Namun, setiap pengambilan tindakan, keputusan dan kebijakan yang kontra dengan nalar sehat, hati nurani dan keadilan di masyarakat, akan menyisakan sikap apatis, ketidakpedulian bahkan bisa memuncak menjadi “parlemen jalanan” yang merusak stabilitas dan kredibilitas Pemerintah dan Kaum Wakil Rakyat!

Diamnya rakyat, bukan tanda setuju atau tidak peduli atas situasi dan kondisi yang ada. Bisa jadi dalam “kediaman” tersebut, menggumpal perasaan geram dan gerah yang berujung kepada tindakan2 demo/unjuk rasa yang akan merugikan kepentingan bangsa dan negara kedepan.

Alangkah lebih bijaknya nilai2 kejujuran, profesionalisme dan meritokrasi dilaksanakan secara terbuka, adil dan akuntabel di depan publik dalam setiap pemilihan, penetapan dan pengangkatan pejabat2 publik. Hal tersebut dilakukan, agar janji2 kampanye yang penuh dengan “angan2” tinggi yang penuh idealisme dan sangat normatif tersebut tidak cuma sebatas “omon-omon” kosong untuk kepentingan elektabilias semata. Jangan rakyat cuma dibutuhkan sekali dalam lima tahun alias setiap pemilu. Patut kembali diingat bahwa kekuasaan dan jabatan publik adalah mandat dan amanah rakyat yang berdaulat. Janganlah berpolitik “habis manis, sepah dibuang” alias habis pemilu, rakyat dilupakan! Prinsip dasar dan filosofi Demokrasi adalah “Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat”. Bukan “Dari rakyat, oleh partai dan untuk oligarki”.

Bekasi, 31 Januari 2026

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

Pengabdian bagi Ketenagakerjaan Nasional, Dua Tokoh HRD Raih Lifetime Achievement ASPHRI Award 2025

BOGOR | ZONAINDUSTRI.COM | Asosiasi Praktisi Human Resource Indonesia (ASPHRI) resmi menganugerahkan Lifetime Achievement ASPHRI Award 2025 kepada dua tokoh nasional yang selama puluhan...

Rencana Unjuk Rasa FSPMI di PT Progress Diecast Diprotes, Perusahaan Tegaskan Tak Ada Pelanggaran

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM | Rencana aksi unjuk rasa yang diajukan oleh Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten/Kota Bekasi terhadap PT Progress...

Tinjau Ulang “Desk Ketenagakerjaan” Di Kepolisian

KOTA BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM | Belakangan ini, publik dihadapkan pada fenomena hadirnya "Desk Ketenagakerjaan" di lingkungan kepolisian. Sekilas, keberadaan "desk" tersebut seakan memberikan ruang...

Heri Kiswanto, Antara Karier Cemerlang dan Semangat Menjaga Kebugaran

JAKARTA | ZONAINDUSTRI.COM |  Di usianya yang menginjak 37 tahunan, Heri Kiswanto dikenal sebagai sosok profesional muda yang memiliki rekam jejak cemerlang di bidang...

CAPTURE

Tinjau Ulang “Desk Ketenagakerjaan” Di Kepolisian

KOTA BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM | Belakangan ini, publik dihadapkan pada fenomena hadirnya "Desk Ketenagakerjaan" di lingkungan kepolisian. Sekilas, keberadaan "desk" tersebut seakan memberikan ruang...

SEPUTAR INDUSTRI

Tinjau Ulang “Desk Ketenagakerjaan” Di Kepolisian

KOTA BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM | Belakangan ini, publik dihadapkan pada fenomena hadirnya "Desk Ketenagakerjaan" di lingkungan kepolisian. Sekilas, keberadaan "desk" tersebut seakan memberikan ruang...

Heri Kiswanto, Antara Karier Cemerlang dan Semangat Menjaga Kebugaran

JAKARTA | ZONAINDUSTRI.COM |  Di usianya yang menginjak 37 tahunan, Heri Kiswanto dikenal sebagai sosok profesional muda yang memiliki rekam jejak cemerlang di bidang...

HRD PT FCC Indonesia: “Sering Muncul Anggapan, Ngajarin Orang Karawang Susah”

KARAWANG  | ZONAINDUSTRI.COM | Proses rekrutmen tenaga kerja dari luar daerah oleh PT FCC Indonesia menuai kritik tajam dalam audiensi terbuka yang digelar di...

PT Anugerah Inti Mulia Buka Lowongan Staff QC Polimer, Penempatan di Gunung Putri Bogor

BOGOR | ZONAINDUSTRI.COM | Anugerah Inti Mulia kembali membuka peluang karier bagi tenaga profesional untuk bergabung sebagai Staff Quality Control (QC) Polimer. Posisi ini...

Dari Desa ke Industri: Apakah Koperasi Sudah Dinikmati Anggotanya

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM | Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 yang diperingati tanggal 12 Juli 2025 dengan mengusung tema “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur”...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Adu Dalil Pajak: Pengusaha vs Pemda

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM | Polemik antara PT VSM dan Pemerintah Daerah Karawang soal pajak kembali memanas. Isu ini memunculkan perdebatan keras, mulai dari penentuan...

Sego Lele Majalaya: Inovasi Lele “Naik Kelas” yang Curi Perhatian Bupati dan Wakil Bupati Karawang

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM |  Sebuah terobosan kuliner hadir di Majalaya, Karawang, membawa angin segar bagi para pencinta ikan lele. Mengusung slogan "Lele Naik Kelas,"...

Warga Curiga Kades “Sembunyikan” Ketua BUMDes dari Audit Dana Ketahanan Pangan, Apa Yang Ditutupi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM | Ketidakhadiran Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pancakarya, Desa Pancakarya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, saat pemeriksaan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten...

Ledakan Tunawisma Ancam Indonesia, Urbanisasi Tanpa Kendali Bisa Picu Krisis Sosial

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM |  Indonesia terancam menghadapi ledakan jumlah tunawisma dalam waktu kurang dari satu dekade. Peringatan ini disampaikan Direktur Jabar Urban Research, Ade...

Open House Spesial Hari Kemerdekaan, 3 Bisnis Center Tawarkan Subsidi Cicilan Hingga 4 Juta-an Perbulan !

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM | Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, 3 Bisnis Center Karawang kembali menghadirkan promo spesial bertajuk “Open House Merdeka”...

LINGKUNGAN

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

Adu Dalil Pajak: Pengusaha vs Pemda

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM | Polemik antara PT VSM dan Pemerintah Daerah Karawang soal pajak kembali memanas. Isu ini memunculkan perdebatan keras, mulai dari penentuan...

Penyakit Akibat Kerja: Tantangan Kesehatan di Tempat Kerja

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM | Penyakit akibat kerja adalah kondisi kesehatan yang timbul sebagai hasil paparan faktor risiko tertentu selama bekerja, seperti bahan berbahaya, postur...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

Warga Tanjungpura Terdampak Banjir Terima Bantuan dari 3 Bisnis Center Karawang

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Kepedulian terhadap warga terdampak banjir kembali ditunjukkan oleh 3 Bisnis Center Karawang di bawah naungan PT Cipta Permata Karya Sukses....

Trump, Dewan Perdamaian Gaza & Indonesia

  Oleh: Dr. Yosminaldi, SH.MM (Pemerhati Masalah Internasional, Hukum & Ketenagakerjaan) "Taktik adalah kemampuan untuk menginjak kaki seseorang tanpa merusak kilau sepatunya.” ― Harry S. Truman ...

ASPHRI–ACD Gelar FGD UMK 2026 di Cikarang, HR Diminta Jadi Penjembatan Kepentingan Industri dan Pekerja

CIKARANG | ZONAINDUSTRI.COM – Kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2026 kembali menjadi perhatian kalangan dunia industri. Untuk merespons hal tersebut, Asosiasi Praktisi Human...

Berbagi Tanpa Batas, IWO Indonesia Peduli Hadir untuk Warga Kurang Mampu

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang menggagas program sosial bertajuk IWO Indonesia Peduli dengan mengusung tema...

Leadership Elite Series Supervisor Level Digelar di Cikarang, Cetak Pemimpin Tangguh Sejak Awal 2026

CIKARANG | ZONAINDUSTRI.COM — Keberhasilan sebuah perusahaan tidak terlepas dari kualitas kepemimpinan di semua lini, termasuk pada level supervisor sebagai garda terdepan penggerak visi...
spot_img