Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Kamis, Mei 21, 2026

Nepotisme, Sesat Pikir & Budaya Kuasa

spot_img

Oleh: Dr. Yosminaldi, SH.MM (Pemerhati Politik, Hukum & Demokrasi)

“Justice and power must be brought together, so that whatever is just may be powerful, and whatever is powerful may be just (Keadilan dan kekuasaan harus disatukan, sehingga apa pun yang adil dapat menjadi berkuasa, dan apa pun yang berkuasa dapat menjadi adil)” – Blaise Pascal

- Advertisement -

Dalam beberapa hari terakhir, kita disuguhkan sejumlah keputusan dan “kebijakan” mengagetkan bin mengejutkan oleh Pemerintah dan DPR – RI yang membuat banyak pro-kontra di masyarakat.

Keputusan dan “kebijakan” tersebut misalnya, masuknya Indonesia dalam keanggotaan “Board of Peace” (BOP) bentukan Trump dan beranggotakan Netanyahu namun nir perwakilan Palestine, dipilihnya Thomas Djiwandono melalui seleksi “fit and proper test” menjadi Deputy Gubernur BI, ditunjuknya Adies Kadir secara dadakan ala DPR menjadi Hakim MK (padahal sebelumnya sudah ditetapkan Inosentius Samsul secara definitif), bahkan beredar info, anak Adies Kadir akan menggantikan beliau di posisi Wakil Ketua DPR – RI mewakili Partai Golkar.

Satu lagi issue kencang yang berhembus dan cukup “menarik”, Budisatrio Djiwandono akan menggantikan Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri RI. Sebuah keputusan dan “kebijakan” yang patut menjadi parhatian, khususnya dalam hal menguatnya nepotisme di tubuh kekuasaan Presiden Prabowo.

Pertanyaannya, bagaimana sistem dan mekanisme pemilihan dan pengangkatan seseorang menjadi Pejabat publik? Apakah pemilihan, penetapan dan pengangkatan nama2 tersebut diatas sudah sesuai dengan aturan, prosedur dan mekanisme yang berlaku? Apakah Presiden sudah mendengarkan masukan dari Para Penasihat dan Orang2 terdekatnya sebelum mengambil keputusan? Apakah setiap keputusan yang sudah diambil, sudah dipikirkan secara matang konsekwensinya? Kenapa bisa memunculkan banyak pro-kontra di tengah-tengah masyarakat? Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari keputusan2 dan “kebijakan” kontroversial tersebut?

KEKUASAAN NIRKONTROL

Kekuasaan tanpa kontrol, atau sering disebut sebagai kekuasaan absolut (absolute power), menurut para ahli adalah kondisi di mana wewenang yang dimiliki seseorang atau lembaga untuk mengatur orang lain tidak dibatasi oleh aturan, prosedur, hukum, atau pengawasan pihak lain.

Menurut Lord Acton (John Dalberg-Acton) yang terkenal dengan adagium, “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely” (Kekuasaan cenderung korup, dan kekuasaan absolut pasti korup), semakin besar kekuasaan yang dimiliki tanpa kontrol, semakin rendah moralitas penguasa tersebut dan semakin rentan terhadap tindakan penyalahgunaan (korupsi).

Para Ahli politik sepakat, bahwa tanpa kontrol (checks and balances), kekuasaan cenderung disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Bahaya “Abuse of Power” alias kekuasaan tanpa kontrol, akan menghasilkan tindakan di luar prosedur hukum, di mana pemegang kekuasaan tidak lagi berfungsi sebagai pelayan publik, melainkan penguasa yang bertindak sewenang-wenang.

Kondisi ini bisa menyebabkan masyarakat kehilangan kebebasan dasar, harta benda bahkan hak asasi manusia (HAM).

Nepotisme, sesat pikir (logical fallacy), dan budaya kuasa memiliki relevansi yang sangat erat dan saling memperkuat dalam membentuk tata kelola birokrasi atau organisasi yang tidak sehat. Ketiganya menciptakan lingkaran setan: Budaya kuasa menciptakan hierarki kaku, sesat pikir digunakan untuk membenarkan tindakan nepotisme, dan nepotisme memperkokoh budaya kuasa tersebut. (Adnan Buyung Nasution et al, 1999).

Nepotisme adalah tindakan penyelenggara negara atau pemimpin yang menggunakan kekuasaannya untuk menguntungkan keluarga atau kroni, terutama dalam pengangkatan jabatan. Dampak nepotisme, menggerogoti keadilan, merusak sistem merit (prestasi), dan menciptakan inefisiensi institusi.

Sesat Pikir (Logical Fallacy) dalam sistem kekuasaan, digunakan sebagai alat pembenaran nepotisme. Pembenarannya adalah atas kesalahan penalaran yang digunakan untuk mempertahankan argumen nepotisme agar terlihat logis atau sah.

Contoh sesat pikir dalam nepotisme adalah “Appeal to Authority/Tradition”, maknanya, “Keluarga saya lebih bisa dipercaya daripada orang luar,” atau “Sudah biasa pemimpin terdahulu melakukannya”. Paradigma lain dalam nepotisme adalah “Slippery Slope”: “Jika anak/kerabat saya tidak memimpin, organisasi akan hancur”. Serta “Bandwagon Fallacy”: “Semua orang melakukannya, jadi ini tidak salah”.

Terkait variabel Budaya kuasa, dimaknai sebagai konsep kekuasaan terkonsentrasi pada segelintir elit dan cenderung hierarkis (atas-bawah/top-down).

Budaya kuasa menormalisasi kepatuhan buta. Ketika pemimpin memiliki kuasa mutlak, mereka merasa berhak memberikan posisi kepada keluarga sebagai bentuk “warisan” atau cara mempertahankan dominasi. Ini membuat nepotisme dianggap wajar sebagai bagian dari relasi kuasa.

Lingkaran setan keterkaitan nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa, memberikan ruang bagi elite untuk membuat keputusan2 dan “kebijakan2” yang kemudian dibela atau dinormalisasi di mata publik. Akibatnya, masyarakat seringkali sulit mengkritik praktik ini karena sudah dianggap sebagai “budaya” atau “hal wajar”.

Secara keseluruhan, sesat pikir adalah pembenaran (rasionalisasi) bagi nepotisme yang berakar dari budaya kuasa yang menyalahgunakan wewenang.

Disimpulkan bahwa kekuasaan tanpa kontrol, tanpa “check and balances” dan tanpa pengawasan, maka “kemutlakan” dalam pengambilan keputusan dan kebijakan2 oleh kaum berkuasa (ruling party) akan berujung kepada nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa yang memutlakan segala kepentingannya secara sepihak.

Dukungan publik atau legitimasi dalam setiap keputusan politik dan kebijakan publik Penguasa dan lembaga2 pengambil keputusan publik seperti DPR, jauh lebih strategis dibanding mempertontonkan nepotisme, sesat pikir dan budaya kuasa yang “berselimut” legalitas – formalisme kaku.

Berkuasa itu hanya sementara dan memiliki waktu terbatas. Namun, setiap pengambilan tindakan, keputusan dan kebijakan yang kontra dengan nalar sehat, hati nurani dan keadilan di masyarakat, akan menyisakan sikap apatis, ketidakpedulian bahkan bisa memuncak menjadi “parlemen jalanan” yang merusak stabilitas dan kredibilitas Pemerintah dan Kaum Wakil Rakyat!

Diamnya rakyat, bukan tanda setuju atau tidak peduli atas situasi dan kondisi yang ada. Bisa jadi dalam “kediaman” tersebut, menggumpal perasaan geram dan gerah yang berujung kepada tindakan2 demo/unjuk rasa yang akan merugikan kepentingan bangsa dan negara kedepan.

Alangkah lebih bijaknya nilai2 kejujuran, profesionalisme dan meritokrasi dilaksanakan secara terbuka, adil dan akuntabel di depan publik dalam setiap pemilihan, penetapan dan pengangkatan pejabat2 publik. Hal tersebut dilakukan, agar janji2 kampanye yang penuh dengan “angan2” tinggi yang penuh idealisme dan sangat normatif tersebut tidak cuma sebatas “omon-omon” kosong untuk kepentingan elektabilias semata. Jangan rakyat cuma dibutuhkan sekali dalam lima tahun alias setiap pemilu. Patut kembali diingat bahwa kekuasaan dan jabatan publik adalah mandat dan amanah rakyat yang berdaulat. Janganlah berpolitik “habis manis, sepah dibuang” alias habis pemilu, rakyat dilupakan! Prinsip dasar dan filosofi Demokrasi adalah “Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat”. Bukan “Dari rakyat, oleh partai dan untuk oligarki”.

Bekasi, 31 Januari 2026

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

Berkas Diputar Ulang, Keadilan Ditunda: Ada Apa di Balik Kasus Tatang Suhendi?

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Sengketa ketenagakerjaan antara Tatang Suhendi dan PT Galuh Citarum tak kunjung bergerak maju. Alih-alih menemukan kepastian hukum, proses yang bergulir di...

Pekerja Berhak Terima THR, Pengusaha Wajib Bayar Paling Lambat 7 Hari Sebelum Hari Raya

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan merupakan hak yang wajib diterima pekerja menjelang hari raya keagamaan. Kewajiban pemberian THR ini harus dipenuhi...

Baru 18 dari 200 LPK Terakreditasi, Disnakertrans Karawang Gelar Bimtek Akreditasi

Karawang, Zonaindustri.com – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Kamis...

Keluarga Korban Kecelakaan di Karawang Terima Manfaat Santunan BPJS Ketenagakerjaan

KARAWANG, ZONAINDUSTRI.COM– Anggota DPR RI Komisi IX, Cellica Nurrachadiana, menyerahkan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan truk tronton yang menimpa sebuah mobil sedan beberapa...

CAPTURE

Proyek Strategis Nasional, Pabrik Baterai EV Karawang Siap Dukung Transisi Energi Indonesia

JAKARTA | ZONAINDUSTRI.COM- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) berbasis nikel di Karawang, Jawa Barat, segera...

SEPUTAR INDUSTRI

Proyek Strategis Nasional, Pabrik Baterai EV Karawang Siap Dukung Transisi Energi Indonesia

JAKARTA | ZONAINDUSTRI.COM- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) berbasis nikel di Karawang, Jawa Barat, segera...

ASPHRI Gelar Talk Show Nasional Bahas Pro-Kontra Permenaker Nomor 7 Tahun 2026

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM- Asosiasi Praktisi Human Resource Indonesia (ASPHRI) akan menggelar Talk Show Nasional bertajuk “Pro-Kontra Permenaker Nomor 7 Tahun 2026, Perlu Revisi?” pada...

ASPHRI segera adakan “Talk Show” bahas Pro-Kontra Permenaker Nomor 7 Tahun 2026

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM- Asosiasi Praktisi Human Resources Indonesia (ASPHRI), resmi membentuk Panitia Pelaksana (Panpel) kegiatan “Talk Show ASPHRI 22 Mei 2026” yang akan mengangkat...

UPH Kelas Karyawan Gelar Webinar Gratis “Service Excellence 5.0”, Kupas Strategi Layanan Prima di Era Digital

JAKARTA | ZONAINDUSTRI.COM– Universitas Pelita Harapan (UPH) Kelas Karyawan kembali menghadirkan program pengembangan kompetensi profesional melalui webinar bertajuk “Service Excellence 5.0: Transformasi Layanan Prima...

KIIC Karawang Gencarkan Donor Darah, Kebutuhan Ribuan Kantong per Bulan Jadi Tantangan

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Kawasan industri Karawang International Industrial City (KIIC) kembali menggelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Petani Milenial Karawang Ikuti Pelatihan Cerdas Iklim di BAPELTA Cianjur, Dorong Regenerasi Pertanian Modern

KARAWANG — Upaya regenerasi petani muda di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Dua petani milenial asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengikuti pelatihan petani cerdas...

KWT Mbah Cipto Aktif Kembangkan Urban Farming, Didorong Segera Miliki Legalitas SIMLUHTAN

Karawang — Kelompok Wanita Tani (KWT) Mbah Cipto yang berlokasi di Perumahan Bumi Telukjambe, Blok K RT 03/RW 15, Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur,...

UPTD Majalaya Perkuat Pelayanan Petani, Dorong Optimalisasi Kelompok Tani yang Sudah Ada

Karawang, 5 Mei 2026 – UPTD Majalaya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Hal ini terlihat dalam pertemuan...

Anggota DPRD Jabar H. Budiwanto, S.Si., M.M., Dorong Penguatan Pertanian Modern Lewat Kunjungan ke Kebun Edukasi KERSA

Karawang, 5 Mei 2026 – Anggota DPRD Jawa Barat Komisi II, Budiwanto, melakukan kunjungan kerja ke kebun edukasi hortikultura yang dikelola Yayasan UMKM Karawang...

KERSA Perkuat Pemberdayaan UMKM melalui Program Magang dan Edukasi Hortikultura di Karawang

Karawang, 5 Mei 2026 – Yayasan UMKM Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) membuka program magang bagi mahasiswa serta edukasi hortikultura untuk masyarakat umum di...

LINGKUNGAN

Warga Cibuntu RT 09/04 Gelar Kerja Bakti Sambut Idul Fitri 1447 Hijriah

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, warga masyarakat Cibuntu RT 09/04 Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang menggelar...

Sambut Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang Gelar Syukuran dan Santunan bagi Warga Bantarkawung

KARAWANG  |  ZONAINDUSTRI.COM– Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Cetya Hian Thian Kiong Karawang menggelar kegiatan syukuran sekaligus berbagi rezeki kepada puluhan anak-anak...

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

Orang Tua Siswa Tegaskan Isu Iuran Perpisahan di SDN Kalibuaya 1 Murni Inisiatif Wali Murid

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM– Polemik terkait dugaan pungutan biaya kelulusan di SDN Kalibuaya 1, Desa Kalibuaya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, akhirnya mendapat tanggapan dari sejumlah...

Meski Ada Larangan Pungutan, Iuran Perpisahan di Sekolah Negeri Tetap Digelar

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM- Dugaan adanya iuran kenaikan kelas dan perpisahan di salah satu Sekolah Dasar Negeri Karawang menuai perhatian publik, menyusul adanya aturan pemerintah...

Tiga Serikandi Faperta Unsika Magang di Glenmore Farm, Siap Jadi Pelopor Petani Milenial

KARAWANG — Semangat generasi muda dalam dunia pertanian kembali terlihat di kebun Glenmore Farm yang berada di Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang. Tiga...

Kopdar Bulanan KERSA Penuh Kehangatan, Rayakan Ulang Tahun Inayah Alfarida, S.P. Sekaligus Bahas Ekspansi Budidaya Melon

KARAWANG — Kopdar bulanan komunitas umkm Karawang Enterpreneur Sejahtera (KERSA) berlangsung penuh kehangatan dan semangat kekeluargaan. Kegiatan yang dihadiri para pengurus dan anggota komunitas...

Aspirasi Pembangunan Tertahan, Warga Bengle Harapkan Kades yang Siap Menjembatani Solusi

KARAWANG — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Karawang pada November 2026, masyarakat Desa Bengle mulai menyoroti berbagai persoalan lingkungan yang hingga...
spot_img