Karawang – Aktivitas kuliner malam di sepanjang Jalan Tuparev hingga kawasan Klenteng Karawang kini semakin ramai dan menjadi magnet baru bagi masyarakat. Deretan pedagang kaki lima, jajanan kekinian, hingga kuliner khas daerah memadati kawasan tersebut setiap malam, menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan bagi pelaku UMKM lokal.
Ramainya kawasan ini dinilai sebagai wujud nyata berkembangnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Karawang. Sejumlah pedagang menyebut, kondisi tersebut sejalan dengan harapan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.
“Sekarang sepanjang Tuparev sampai Klenteng ramai terus tiap malam. Ini bukti perputaran ekonomi hidup dan UMKM berkembang,” ungkap salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya, minggu ( 1/3/2026).
Meski demikian, ia menilai perkembangan tersebut juga perlu diimbangi dengan pengawasan dan penataan yang lebih optimal. Menurutnya, masih minimnya penjagaan dan pengawasan ketertiban di kawasan itu menjadi catatan penting.
“Kami bersyukur ramai, tapi kadang kurang nyaman juga karena banyak pengamen dan gelandangan yang datang silih berganti. Pembeli jadi kurang leluasa menikmati suasana malam,” ujarnya.
Para pelaku usaha berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan pengamanan dan penataan kawasan agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga, tanpa mengurangi semangat ekonomi kerakyatan yang sedang tumbuh.
Selain itu, pedagang juga berharap pengembangan sentra kuliner tidak hanya terfokus di satu titik. Mereka menilai masih banyak lokasi potensial lain yang dapat dikembangkan untuk pemerataan ekonomi.
Beberapa lokasi yang disebut memiliki potensi besar antara lain kawasan Pujasera depan Stasiun Karawang, Pasar Baru Tuparev, GOR Ardiarsa, hingga Lapangan Karang Pawitan 2. Dengan pengelolaan yang baik, kawasan-kawasan tersebut diyakini mampu menjadi pusat pertumbuhan UMKM baru di wilayahnya masing-masing.
“Harapannya jangan hanya fokus di Tuparev saja. Tempat lain juga bisa dikembangkan supaya UMKM di daerah lain ikut maju,” tambahnya.
Lebih jauh, para pelaku usaha mendorong pemerintah untuk melibatkan komunitas-komunitas UMKM di Karawang dalam proses perencanaan dan pengelolaan sentra kuliner. Kolaborasi dinilai menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.
Dengan semakin banyaknya ruang kreatif dan sentra berkumpul bagi kawula muda, diharapkan geliat UMKM lokal di Karawang terus meningkat dan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Tuparev Jadi Pusat Ekonomi Malam, Satpol PP Kurang Siaga
Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.






