KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM — Kawasan industri Artha Industrial Hills yang berlokasi di Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial. Melalui program Artha Graha Peduli (AGP), perusahaan menggelar kegiatan subsidi sembako bagi masyarakat di sekitar kawasan industri.
Program tersebut merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan dalam membantu pemerintah menekan laju inflasi, khususnya pada komoditas pangan strategis seperti beras dan minyak goreng yang mengalami kenaikan harga signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Humas Artha Industrial Hills, Mulyadi, menjelaskan bahwa kegiatan AGP memiliki dua tujuan utama, yakni menjaga stabilitas harga pangan serta memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar.
“Melalui program Artha Graha Peduli, kami berupaya membantu pemerintah dalam menekan inflasi. Harga beras saat ini mengalami kenaikan hampir 30 persen sejak November dan diperkirakan berlanjut hingga Januari. Kami berharap subsidi ini bisa meringankan beban masyarakat,” ujar Mulyadi.
Ia mengungkapkan, harga beras yang sebelumnya berada di kisaran Rp12.500 hingga Rp13.500 per kilogram kini melonjak menjadi Rp15.000 hingga Rp16.000 per kilogram, sehingga berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.
Meski pemerintah telah menyalurkan bantuan sembako gratis, lanjut Mulyadi, pihak perusahaan tetap mengambil peran dengan memberikan subsidi sebesar 50 persen dari harga sembako yang disalurkan, menyesuaikan dengan kemampuan dan anggaran perusahaan.
“Ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai kawasan industri. Kami ingin keberadaan Artha Industrial Hills benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.
Pada tahap awal, program subsidi sembako AGP menjangkau empat desa di sekitar kawasan industri, yakni Desa Taman Mekar, Wanajaya, Wanakerta, dan Wanasari, dengan total 8.000 paket sembako yang disalurkan. Ke depan, perusahaan berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau wilayah yang lebih luas.
Respons masyarakat terhadap kegiatan sosial tersebut terbilang positif. Warga menyambut antusias dan merasa terbantu di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang terus meningkat.
“Kami bersyukur kegiatan ini mendapat sambutan baik dari masyarakat. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berkelanjutan,” pungkas Mulyadi.






