Scrool untuk Membaca
Advertising
🚨 Kolom Iklan.
Minggu, Februari 1, 2026

Dampak Perang Iran-Israel, Kemenperin Pacu Efisiensi Energi dan Hilirisasi Industri Nasional

spot_img

ZONAINDUSTRI.COM | Eskalasi konflik militer antara Iran dan Israel memicu gangguan besar pada pasar global, khususnya sektor energi, logistik, dan rantai pasok bahan baku industri. Indonesia, sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan populasi keempat terbesar di dunia, sangat rentan terhadap gejolak tersebut.

“Konflik ini memberikan tekanan serius terhadap sektor manufaktur nasional, termasuk risiko kenaikan biaya produksi, logistik, dan penurunan permintaan ekspor,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (17/6).

- Advertisement -

Krisis Energi Global dan Imbas ke Industri

Timur Tengah menyumbang hampir 30% produksi minyak dunia. Gangguan produksi Iran yang mencapai 3,2 juta barel per hari, ditambah ancaman penutupan Selat Hormuz—jalur vital pasokan energi global—mendorong volatilitas harga energi. Harga minyak Brent kini berfluktuasi antara USD 73 hingga USD 92 per barel, dengan proyeksi kenaikan 15–20% pada 2025.

Agus menegaskan pentingnya efisiensi energi di sektor industri. “Energi bukan hanya sumber daya, tetapi juga bahan baku utama dalam produksi. Karena itu, industri perlu lebih efisien dan mulai mengandalkan energi domestik, termasuk energi terbarukan seperti bioenergi, panas bumi, dan limbah industri,” tegasnya.

Ia menambahkan, diversifikasi sumber energi menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil impor, terutama dari kawasan rawan konflik.

Ketahanan Rantai Pasok dan Logistik

Kementerian Perindustrian juga mencermati dampak serius terhadap rantai pasok global. Gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz dan Terusan Suez telah menyebabkan pengalihan rute via Tanjung Harapan, menambah waktu tempuh 10–15 hari dan meningkatkan biaya kontainer hingga 200%.

Industri otomotif dan elektronik Indonesia, yang mengandalkan 65% komponen impor, kini menghadapi kelangkaan semikonduktor dengan waktu tunggu hingga 26 minggu. Potensi kerugian ekspor diperkirakan mencapai USD 500 juta.

Sektor tekstil dan alas kaki mengalami penyusutan margin laba 5–7% akibat kenaikan biaya logistik. Di sisi lain, sektor nikel dan baja nasional, yang penting bagi transisi energi global, menghadapi kenaikan biaya angkut batu bara hingga 20% dan potensi kerugian ekspor mencapai USD 1,2 miliar.

Strategi Hilirisasi dan Kedaulatan Industri

Menghadapi ketidakpastian global, Menperin menekankan pentingnya hilirisasi industri sebagai jawaban strategis.

“Tidak cukup hanya efisien, industri kita juga harus mandiri. Hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga memperkuat kedaulatan energi dan pangan nasional,” ujar Agus.

Ia juga mendorong industri manufaktur untuk menghasilkan produk yang mendukung ketahanan energi, seperti mesin pembangkit dan komponen energi terbarukan. Di sisi pangan, hilirisasi sektor agro diharapkan dapat menekan ketergantungan pada bahan pangan dan input impor yang kini rentan terhadap gangguan logistik dan inflasi global.

Ketahanan Nilai Tukar dan Solusi Fiskal

Gejolak nilai tukar menjadi tantangan tambahan yang menekan biaya input produksi dan daya saing ekspor. Menperin mengimbau pelaku industri memanfaatkan skema Local Currency Settlement (LCS) dari Bank Indonesia dengan negara mitra, sebagai upaya mitigasi risiko fluktuasi mata uang asing.

Pemerintah, lanjut Agus, siap memberikan berbagai bentuk dukungan seperti insentif, fasilitasi investasi, dan kebijakan fiskal untuk mempercepat transformasi industri ke arah yang lebih mandiri dan tangguh.

Peluang di Tengah Tantangan

Meski dihantui tantangan, Indonesia juga melihat peluang dari perubahan lanskap global. Misalnya, strategi friend-shoring oleh negara-negara Barat dapat membuka peluang investasi bagi Indonesia, terutama sebagai pemasok nikel dunia—yang menyumbang 40% kebutuhan global untuk baterai kendaraan listrik.

Namun, Indonesia juga harus siap menghadapi tantangan non-tarif seperti mekanisme CBAM (Carbon Border Adjustment Mechanism) dari Uni Eropa yang dapat menambah beban biaya hingga 12% bagi eksportir.

Selain itu, sektor pangan juga menghadapi risiko pasokan pupuk berbasis NPK, dengan 64% bahan baku fosfat berasal dari Mesir dan kawasan Timur Tengah.

Menutup Ketergantungan, Membuka Peluang

“Situasi ini justru menjadi momen penting bagi Indonesia untuk menutup ketergantungan pada impor dan membuka jalan menuju kemandirian industri,” pungkas Agus.

Ia menekankan bahwa ketahanan energi dan pangan bukan hanya tanggung jawab sektor primer, tetapi juga menjadi tugas utama sektor industri, khususnya manufaktur, sebagai garda terdepan perekonomian nasional.

(Kemenperin.go.id)

Catatan Redaksi: Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dan dapat mengalami pembaruan.
spot_img

Tag Populer

KETENAGAKERJAAN

Pengabdian bagi Ketenagakerjaan Nasional, Dua Tokoh HRD Raih Lifetime Achievement ASPHRI Award 2025

BOGOR | ZONAINDUSTRI.COM | Asosiasi Praktisi Human Resource Indonesia (ASPHRI) resmi menganugerahkan Lifetime Achievement ASPHRI Award 2025 kepada dua tokoh nasional yang selama puluhan...

Rencana Unjuk Rasa FSPMI di PT Progress Diecast Diprotes, Perusahaan Tegaskan Tak Ada Pelanggaran

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM | Rencana aksi unjuk rasa yang diajukan oleh Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten/Kota Bekasi terhadap PT Progress...

Tinjau Ulang “Desk Ketenagakerjaan” Di Kepolisian

KOTA BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM | Belakangan ini, publik dihadapkan pada fenomena hadirnya "Desk Ketenagakerjaan" di lingkungan kepolisian. Sekilas, keberadaan "desk" tersebut seakan memberikan ruang...

Heri Kiswanto, Antara Karier Cemerlang dan Semangat Menjaga Kebugaran

JAKARTA | ZONAINDUSTRI.COM |  Di usianya yang menginjak 37 tahunan, Heri Kiswanto dikenal sebagai sosok profesional muda yang memiliki rekam jejak cemerlang di bidang...

CAPTURE

Tinjau Ulang “Desk Ketenagakerjaan” Di Kepolisian

KOTA BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM | Belakangan ini, publik dihadapkan pada fenomena hadirnya "Desk Ketenagakerjaan" di lingkungan kepolisian. Sekilas, keberadaan "desk" tersebut seakan memberikan ruang...

SEPUTAR INDUSTRI

Tinjau Ulang “Desk Ketenagakerjaan” Di Kepolisian

KOTA BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM | Belakangan ini, publik dihadapkan pada fenomena hadirnya "Desk Ketenagakerjaan" di lingkungan kepolisian. Sekilas, keberadaan "desk" tersebut seakan memberikan ruang...

Heri Kiswanto, Antara Karier Cemerlang dan Semangat Menjaga Kebugaran

JAKARTA | ZONAINDUSTRI.COM |  Di usianya yang menginjak 37 tahunan, Heri Kiswanto dikenal sebagai sosok profesional muda yang memiliki rekam jejak cemerlang di bidang...

HRD PT FCC Indonesia: “Sering Muncul Anggapan, Ngajarin Orang Karawang Susah”

KARAWANG  | ZONAINDUSTRI.COM | Proses rekrutmen tenaga kerja dari luar daerah oleh PT FCC Indonesia menuai kritik tajam dalam audiensi terbuka yang digelar di...

PT Anugerah Inti Mulia Buka Lowongan Staff QC Polimer, Penempatan di Gunung Putri Bogor

BOGOR | ZONAINDUSTRI.COM | Anugerah Inti Mulia kembali membuka peluang karier bagi tenaga profesional untuk bergabung sebagai Staff Quality Control (QC) Polimer. Posisi ini...

Dari Desa ke Industri: Apakah Koperasi Sudah Dinikmati Anggotanya

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM | Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 yang diperingati tanggal 12 Juli 2025 dengan mengusung tema “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur”...

GLOBAL

TOP NEWS

- Advertisement -spot_img

INVESTASI

Kawasan 3 Bisnis Center  Multigudang Karawang, Solusi Pergudangan Strategis di Pusat Kota

ZONAINDUSTRI.COM – Kawasan 3 Bisnis Center Karawang menghadirkan 3 Multigudang sebagai solusi logistik dan pergudangan modern di jantung kota industri Karawang. Dirancang untuk efisiensi tinggi, fasilitas ini...

Pabrik Baru Mercedes-Benz di Cikarang, Menperin: Investasi Otomotif Terus Melaju

ZONAINDUSTRI.COM | Industri otomotif di Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Hal ini tercermin dari sejumlah produsen otomotif...

EKONOMI

Adu Dalil Pajak: Pengusaha vs Pemda

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM | Polemik antara PT VSM dan Pemerintah Daerah Karawang soal pajak kembali memanas. Isu ini memunculkan perdebatan keras, mulai dari penentuan...

Sego Lele Majalaya: Inovasi Lele “Naik Kelas” yang Curi Perhatian Bupati dan Wakil Bupati Karawang

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM |  Sebuah terobosan kuliner hadir di Majalaya, Karawang, membawa angin segar bagi para pencinta ikan lele. Mengusung slogan "Lele Naik Kelas,"...

Warga Curiga Kades “Sembunyikan” Ketua BUMDes dari Audit Dana Ketahanan Pangan, Apa Yang Ditutupi

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM | Ketidakhadiran Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pancakarya, Desa Pancakarya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, saat pemeriksaan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten...

Ledakan Tunawisma Ancam Indonesia, Urbanisasi Tanpa Kendali Bisa Picu Krisis Sosial

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM |  Indonesia terancam menghadapi ledakan jumlah tunawisma dalam waktu kurang dari satu dekade. Peringatan ini disampaikan Direktur Jabar Urban Research, Ade...

Open House Spesial Hari Kemerdekaan, 3 Bisnis Center Tawarkan Subsidi Cicilan Hingga 4 Juta-an Perbulan !

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM | Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, 3 Bisnis Center Karawang kembali menghadirkan promo spesial bertajuk “Open House Merdeka”...

LINGKUNGAN

Karang Taruna Cilamaya Wetan Gelar Bersih-Bersih Sungai, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM – Upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali digaungkan Karang Taruna melalui gerakan Asih Salira. Sabtu (22/11/2025), para pemuda bersama sejumlah instansi turun...

Asep Sugianto Apresiasi Warga Pancakarya dalam Kegiatan Jumsih Rutin

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Warga bersama pamong dan perangkat desa menggelar kegiatan...

Adu Dalil Pajak: Pengusaha vs Pemda

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM | Polemik antara PT VSM dan Pemerintah Daerah Karawang soal pajak kembali memanas. Isu ini memunculkan perdebatan keras, mulai dari penentuan...

Penyakit Akibat Kerja: Tantangan Kesehatan di Tempat Kerja

BEKASI | ZONAINDUSTRI.COM | Penyakit akibat kerja adalah kondisi kesehatan yang timbul sebagai hasil paparan faktor risiko tertentu selama bekerja, seperti bahan berbahaya, postur...

TRENDING

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan

Warga Tanjungpura Terdampak Banjir Terima Bantuan dari 3 Bisnis Center Karawang

KARAWANG | ZONAINDUSTRI.COM - Kepedulian terhadap warga terdampak banjir kembali ditunjukkan oleh 3 Bisnis Center Karawang di bawah naungan PT Cipta Permata Karya Sukses....

Trump, Dewan Perdamaian Gaza & Indonesia

  Oleh: Dr. Yosminaldi, SH.MM (Pemerhati Masalah Internasional, Hukum & Ketenagakerjaan) "Taktik adalah kemampuan untuk menginjak kaki seseorang tanpa merusak kilau sepatunya.” ― Harry S. Truman ...

ASPHRI–ACD Gelar FGD UMK 2026 di Cikarang, HR Diminta Jadi Penjembatan Kepentingan Industri dan Pekerja

CIKARANG | ZONAINDUSTRI.COM – Kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2026 kembali menjadi perhatian kalangan dunia industri. Untuk merespons hal tersebut, Asosiasi Praktisi Human...

Berbagi Tanpa Batas, IWO Indonesia Peduli Hadir untuk Warga Kurang Mampu

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang menggagas program sosial bertajuk IWO Indonesia Peduli dengan mengusung tema...

Leadership Elite Series Supervisor Level Digelar di Cikarang, Cetak Pemimpin Tangguh Sejak Awal 2026

CIKARANG | ZONAINDUSTRI.COM — Keberhasilan sebuah perusahaan tidak terlepas dari kualitas kepemimpinan di semua lini, termasuk pada level supervisor sebagai garda terdepan penggerak visi...
spot_img