JAKARTA | ZONAINDUSTRI.COM– Ketua Umum Asosiasi Praktisi Human Resources Indonesia (ASPHRI), Dr. Yosminaldi, S.H., M.M., menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 sekaligus Dirgahayu ke-8 Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia).
Dalam pernyataannya, Dr. Yosminaldi berharap pers nasional semakin independen, berani, jernih, dan objektif dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya.
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya, Dr. Yosminaldi, S.H., M.M., selaku Ketua Umum ASPHRI, menyampaikan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 serta Hari Ulang Tahun IWO Indonesia ke-8. Semoga pers nasional semakin independen, berani, jernih, objektif, dan mencerahkan, serta terus berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga demokrasi di Indonesia,” ujarnya.
Menurut dia, pers memiliki peran strategis bukan hanya dalam ranah politik dan pemerintahan, tetapi juga dalam mendukung ekosistem dunia usaha dan industri. Informasi yang akurat dan berimbang, kata dia, menjadi fondasi penting bagi stabilitas iklim investasi dan hubungan industrial yang sehat.
Ia menilai, di tengah dinamika global dan transformasi digital, dunia industri membutuhkan pemberitaan yang profesional agar tidak terjadi disinformasi yang dapat memicu ketidakpastian di pasar tenaga kerja maupun sektor usaha.
“Pers yang kredibel membantu menciptakan transparansi dan kepercayaan publik. Dalam konteks industri, pemberitaan yang objektif dapat menjaga kondusivitas hubungan antara pekerja, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya,” kata Yosminaldi yang juga berprofesi sebagai Dosen S1 dan S2 di Univ Pertiwi Bekasi tersebut.
Sebagai organisasi yang menaungi praktisi sumber daya manusia, ASPHRI memandang pers sebagai mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai isu ketenagakerjaan, transformasi digital, peningkatan kompetensi SDM, hingga tantangan industri 4.0 dan 5.0.
Ia menambahkan, kolaborasi antara insan pers dan pelaku industri penting untuk mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk opini publik. Karena itu, profesionalisme dan integritas menjadi kunci agar setiap pemberitaan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan nasional,” ujar Tokoh Praktisi HRD yang juga menjadi Advokat ini.
Menutup pernyataannya, Dr. Yosminaldi menyampaikan harapan agar di usia ke-8 tahun, IWO Indonesia semakin solid dan terus menjadi bagian dari penguatan demokrasi serta pembangunan ekonomi nasional.
“Selamat dan sukses. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tutup Dosen Polteknaker RI & Master Trainer PPM Jakarta ini.






