BOGOR | ZONAINDUSTRI.COM | Suasana meriah mewarnai rangkaian ASPHRI Gathering 2025 yang digelar di The Village, Bogor, Sabtu (15/11). Salah satu momen paling menarik perhatian peserta adalah lomba kekompakan tim dalam merangkai baut, sebuah permainan ketelitian yang menguji kesabaran, koordinasi, dan kekompakan setiap kelompok.
Dalam kompetisi ini, Tim Andara tampil sebagai juara pertama setelah berhasil menyusun baut menjadi tiga baris menara kecil yang berdiri tegak, mengalahkan seluruh peserta lainnya. Dengan mengusung slogan penuh semangat:
“Kami Ada Karena Batas Suci Hingga Kami Menang dan Lanjutkan,”
Tim ini menunjukkan performa yang stabil sejak detik awal lomba.
Tahapan Lomba: Baut Disusun Menjadi Tiga Baris Berdiri
Lomba merangkai baut ini bukan sekadar menyusun, tetapi menuntut stabilitas dan presisi. Setiap tim harus:
1. Memisahkan baut satu per satu untuk memastikan ukuran yang seragam.
2. Menentukan titik pusat keseimbangan baut teratas sebelum diletakkan.
3. Menyusun baut secara bertingkat, memanfaatkan sisi datar paling kecil di bagian kepala baut.
4. Membuat tiga menara baut yang harus berdiri tanpa penyangga, dengan ketinggian yang sama.
5. Menjaga kestabilan hingga hitungan mundur panitia berakhir.
Dalam proses itu, banyak tim gagal karena baut mudah tergelincir atau roboh. Namun Tim Andara berhasil menyelesaikan susunan tiga baris dengan kokoh dan stabil, membuat mereka unggul telak.
Tim Andara: Soliditas 12 Anggota yang Tak Diragukan
Tim Andara diperkuat 12 anggota:
1. Muhiddin (Ketua Tim)
2. Ervin
3. Waris
4. Wiwin
5. Sofana
6. Fitria Asih
7. Endah
8. Wiji
9. Dewi
10. Fajar
11. Rahman
12. Arip Mushofa
Kolaborasi dan komunikasi menjadi kunci keberhasilan mereka.
Kemeriahan dan Suka Cita Para Anggota
Sebagai pimpinan kelompok, Muhiddin menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kemenangan tersebut.
“Alhamdulillah, ini kemenangan yang lahir dari kekompakan. Menyusun baut sampai berdiri tiga baris itu tidak mudah, tapi kami saling percaya dan menjaga batas suci kebersamaan. Itulah kekuatan Andara.”ungkapnya.
Menanggapi kemenangan timnya, Wiji mengungkapkan antusiasme dan kebahagiaannya.
“Kita menang karena hati kita satu. Saat baut hampir roboh, kita tetap tenang. Yang penting kerja sama dulu, kemenangan mengikuti.”jelasnya.
Sementara itu, Endah membagikan kesan mendalam selama mengikuti lomba.
“Ini pengalaman yang tidak terlupakan. Tegang, lucu, tapi penuh kebersamaan. Andara bukan sekadar tim, tapi keluarga. Terima kasih ASPHRI sudah membuat acara seru seperti ini.”
Panitia menyampaikan bahwa hadiah resmi bagi para pemenang lomba, termasuk Tim Andara, akan diberikan pada acara penutupan ASPHRI Gathering 2025.
Kemenangan ini menjadi simbol bahwa kekompakan, kesabaran, dan kolaborasi mampu melahirkan hasil terbaik. Semangat Tim Andara pun menjadi contoh bahwa persatuan adalah energi utama dalam organisasi maupun dunia kerja. (HD)






